BONE, sindosulsel.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bone terus menggencarkan Gerakan Serentak Tracing TBC (Tuberkulosis) yang diintegrasikan dengan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan yang telah diluncurkan secara resmi oleh Bupati Bone pada Senin (13/07/2026) lalu ini dijadwalkan akan terus berlanjut hingga November mendatang, dengan target capaian sebanyak 299 lokus desa dan kelurahan yang tersebar di 27 kecamatan.
Langkah masif tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara cepat seluruh penderita TBC yang ada di wilayah Kabupaten Bone.
Berdasarkan data estimasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, proyeksi jumlah kasus penderita TBC di Kabupaten Bone diperkirakan mencapai 4.400 kasus.
Guna mendekatkan akses layanan kepada masyarakat, kegiatan penjaringan atau penemuan kasus penderita TBC ini dilakukan dengan mengerahkan fasilitas alat Portable X-Ray atau rontgen bergerak (mobile).
Baca Juga : Puskesmas Biru Gelar Cek Kesehatan Gratis
Fasilitas medis keliling ini dinilai sangat efektif untuk mempercepat deteksi dan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok pedesaan.
Hingga pertengahan bulan ini, tepatnya pada Rabu (22/07/2026), kegiatan pelacakan tersebut telah berhasil menyasar 65 lokus desa maupun kelurahan.
Tercatat, jumlah peserta yang telah mengikuti cek kesehatan gratis sekaligus tahapan tracing TBC telah mencapai 6.500 warga.
Upaya penemuan kasus TBC secara aktif ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone.
Baca Juga : Sentuh Warga Pedalaman, Bupati Bone Buka TMMD ke 129 di Desa Pattuku
Hal tersebut sejalan dengan visi misi dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya melalui Program Quick Win (hasil cepat) untuk mencapai target Eliminasi TBC pada tahun 2030.
“Hari ini saya berada di Kecamatan Kajuara untuk melakukan skrining pada empat desa lokus, yaitu Desa Gona, Desa Lemo, Desa Raja, dan Desa Tarassu,” jelas Kasmawar, perwakilan tim medis di lapangan.












