Luwu

Dituding Main Proyek, Berikut Penjelasan Anggota DPRD Luwu

×

Dituding Main Proyek, Berikut Penjelasan Anggota DPRD Luwu

Sebarkan artikel ini
Dituding Main Proyek, Berikut Penjelasan Anggota DPRD Luwu
Foto perahu nelayan (ist)

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Anggota DPRD Luwu dari Partai Gerindra, Risal, angkat bicara soal tudingan dirinya main proyek di Dinas Perikanan Kabupaten Luwu.

Ia menjelaskan awal mula ia dikaitkan dengan proyek pengadaan perahu nelayan yang menelan anggaran Rp545.059.000 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2024.

Proyek ini memang ditengarai bermasalah karena penyelesaian pekerjaannya terlambat.

“Waktu itu bulan Nopember 2023. Pengadaan 5 perahu nelayan di Dinas Perikanan belum berjalan. Kemudian saya sarankan agar menggunakan jasa pembuat perahu di Ponrang, kampung saya, yang dikenal sebagai kampung nelayan,” jelasnya.

Baca juga : Kejari Luwu Periksa Rekanan Proyek Perahu pada Dinas Perikanan

Keterlibatan Rizal, menawarkan jasa pembuat perahu di kampungnya karena, pertama tugasnya sebagai anggota DPRD yang ikut mengawasi jalannya program kerja pemerintah.

Kemudian, terkait itu, lima kelompok penerima bantuan perahu nelayan tersebut merupakan warga Ponrang.

“Saya tahu ini pekerjaan tidak jalan, penerima manfaatnya kan warga kami di Ponrang. Jadi saya tawarkan ke dinas, agar pekerjaan perahu tersebut oleh pembuat perahu di kampungnya saya di Ponrang,” jelas Risal.

Dari situ, ia sering mendatangi lokasi pekerjaan perahu dan berkoordinasi dengan para pekerja guna memastikan pekerjaan tersebut berjalan dan selesai tepat waktu.

“Bahkan kadang, ketika saya datang, orang-orang di sana minta pembeli rokok. Namanya kita perwakilan mereka, yang mereka tokoh kan, tentu kita beri, apa lagi sekedar pembeli rokok,” jelasnya.

Mengenai apakah dirinya terlibat dalam perusahaan atau menerima fee berupa uang dalam pekerjaan tersebut, Risal membantah.

“Saya tidak pernah terima uang atau fee dari proyek tersebut. Saya murni membantu,” tegasnya.

Kepala Dinas Perikanan, Baharuddin Baso Mappegau, yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan perihal kasus diatas.

Baca juga berita di Google News