PendidikanSidrap

Evaluasi Ketat KIP Kuliah UMS Rappang, Prestasi dan Ekonomi Mahasiswa Dipantau Rutin

×

Evaluasi Ketat KIP Kuliah UMS Rappang, Prestasi dan Ekonomi Mahasiswa Dipantau Rutin

Sebarkan artikel ini
Evaluasi Ketat KIP Kuliah UMS Rappang, Prestasi dan Ekonomi Mahasiswa Dipantau Rutin

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali melaksanakan verifikasi dan validasi bagi mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang, pada Selasa (03/03/2026).

Perwakilan Bidang Kemahasiswaan UMS Rappang, Muhammad Nasruddin, mengatakan bahwa verifikasi dan validasi ini merupakan agenda rutin untuk memastikan seluruh penerima KIP Kuliah masih memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Ini adalah kegiatan rutin untuk memastikan mahasiswa penerima KIP Kuliah masih memenuhi syarat dan tidak melanggar ketentuan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar bantuan ini tidak dicabut,” ujarnya saat didampingi oleh staf kemahasiswaan, Ramanda.

Nasruddin menjelaskan, proses verifikasi dan validasi dilaksanakan selama dua hari dengan menyasar empat angkatan sekaligus.

Pada hari pertama, verifikasi dilakukan untuk angkatan 2022 dan 2023, sedangkan hari kedua difokuskan untuk angkatan 2024 dan 2025.

Ia menyebutkan bahwa jumlah penerima KIP Kuliah untuk angkatan 2022 dan 2023 masing-masing sekitar 200 mahasiswa, sehingga total yang diverifikasi pada hari pertama mencapai kurang lebih 400 mahasiswa.

Adapun sejumlah syarat mutlak yang wajib dipenuhi oleh penerima KIP Kuliah adalah mempertahankan nilai akademik minimal 3,00.

Jika nilai mahasiswa berada di bawah angka tersebut, maka beasiswa akan diusulkan ke kementerian untuk dicabut.

Selain itu, penerima beasiswa juga tidak diperkenankan menikah selama masa studi berlangsung.

Baca  Mahasiswa S2 UMS Rappang Gagas Model Kolaboratif-Digital Musrenbang Desa untuk Smart Village

“Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momen evaluasi terhadap peningkatan nilai akademik sekaligus peninjauan kondisi ekonomi masing-masing penerima beasiswa,” tambah Nasruddin.

Salah satu penerima KIP Kuliah, Riska Dwi Apriani, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

Menurutnya, beasiswa KIP Kuliah mampu memenuhi berbagai kebutuhan penunjang pendidikan selama ia menjalani perkuliahan di UMS Rappang.

“Beasiswa ini sangat membantu kami, terutama bagi yang ingin melanjutkan kuliah. Segala kebutuhan perkuliahan bisa tertutupi,” ujarnya.

Riska menerima bantuan sebesar Rp4.800.000 per semester. Namun, karena tahun ini ia telah memasuki semester akhir, maka dana tersebut menjadi pencairan bantuan terakhir yang ia terima.

Ia pun mengajak para siswa lulusan SMA, SMK, maupun MA untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampusnya.

“UMS Rappang itu the best. Dosen-dosennya hebat dan tidak kalah dengan kampus lainnya. Saya sarankan adik-adik untuk melanjutkan studi di sini,” ucap Riska.

Hal senada juga disampaikan oleh mahasiswi lainnya, Yadinda Mahardika Darwis.

Ia menilai bahwa kualitas dosen dan kelengkapan fasilitas kampus menjadi alasan kuat bagi calon mahasiswa untuk memilih UMS Rappang.

“Selain dosennya berkualitas, fasilitasnya juga bagus. Jadi tidak perlu jauh-jauh kuliah, cukup di UMS Rappang saja,” tutupnya.