LUWU – Dinilai gagal laksanakan tugas dalam menjaga aset daerah dan kantor Bupati Luwu, tak mampu menghalau aksi demonstrasi masuk ke Kantor Bupati Luwu, Satpol PP Luwu dijemur dibawah terik matahari.
Tiba di kantor, Penjabat Bupati Luwu, Muhammad Saleh, langsung memberikan pengarahan kepada seluruh personil Satpol PP, Jumat, (8/3/2024) pagi tadi.
Usai pengarahan, mereka kemudian diminta berdiri di bawah terik matahari, di depan Kantor Bupati Luwu. Sekira 60 menit dijemur, Muhammad Saleh, kemudian kembali mendatangi mereka.
Ia meminta aksi serupa tidak terulang lagi. “Saya tidak ada masalah, dimanapun saya bisa berkantor. Ini bukan hukuman, ini pembelajaran. Dalam jiwa anda (Satpol PP.red), ada praja wibawa, menjaga marwah dan nama baik pemerintah. Saudara adalah penegak Perda, terkait penegakan aturan, kita sangat malu kalau sampai kebobolan,” tegasnya.
“Bukan Bupati yang dipermalukan tapi masyarakat Luwu dipermalukan. Saya tidak mau hal ini terulang lagi, ada demo sampai masuk ke dalam. Nanti kami bentuk tim penerima aspirasi terdiri dari beberapa OPD dan mempermantap koordinasi kita dengan aparat. Ini catatan, ini bagian dari kritik masyarakat dan saya terima ini sebagai koreksi bagi saya termasuk kita semua pejabat dan aparat Pemkab Luwu,” sambungnya.
Penjabat Bupati Luwu meminta Satpol PP harus mampu menegakan perda dan aturan serta mampu menjaga seluruh aset pemerintah. “Sekarang komandonya ada sama saya, kita harus bisa menjaga wibawa Luwu,” tutupnya.
Baca juga berita di Google News












