Sidrap

Gandeng IAI DDI Sidrap, Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif Melalui Sekolah Politik

×

Gandeng IAI DDI Sidrap, Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif Melalui Sekolah Politik

Sebarkan artikel ini
Gandeng IAI DDI Sidrap, Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif Melalui Sekolah Politik

SIDRAP, sindosulsel.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperluas jangkauan edukasi politiknya dengan merangkul kalangan akademisi.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui kemitraan strategis bersama Institut Agama Islam (IAI) DDI Sidrap dalam rangka memperkuat literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di lingkungan perguruan tinggi.

Kolaborasi antara dua institusi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama yang dilangsungkan secara resmi pada Selasa (30/06/2026).

Agenda penting ini bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Sekolah Politik yang diinisiasi oleh kampus IAI DDI Sidrap sebagai wujud tindak lanjut dari program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P).

Kegiatan edukatif ini dihadiri langsung oleh pimpinan puncak lembaga pengawas pemilu tersebut, yakni Ketua Bawaslu Sidrap, Muhardin, bersama dengan Asmawati Salam selaku Komisioner yang membidangi urusan Hubungan Kelembagaan.

Baca Juga : Prabowo Kumpulkan Ribuan Intelektual di JICC, Ada Misi Rahasia untuk Masa Depan Indonesia

Kehadiran para petinggi Bawaslu tersebut tidak sekadar untuk meresmikan kerja sama administratif, tetapi juga untuk memberikan pembekalan materi kepemiluan secara komprehensif kepada para mahasiswa dan civitas academica.

Baca  KPU Sidrap Tetapkan 245.915 Pemilih pada Pemutakhiran Data Triwulan III 2026

Dalam sesi paparannya, Asmawati Salam menekankan bahwa elemen kampus memiliki posisi yang sangat vital dalam menyukseskan jalannya pesta demokrasi.

Ia menjabarkan berbagai ruang partisipasi nyata yang bisa diambil oleh pihak perguruan tinggi untuk mengawal integritas dan transparansi proses pemilihan umum.

“Salah satu bentuk peran serta masyarakat sebagai pemilih dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan adalah melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Bentuknya bisa berupa Kuliah Kerja Nyata Tematik, diskusi kepemiluan, program magang di kantor Bawaslu, kegiatan Bawaslu Go to Campus, kolaborasi pembuatan konten edukasi, hingga pemantauan pemilu secara langsung,” urai Asmawati memberikan penjelasan detail kepada para peserta.

Baca Juga : Refleksi 15 Tahun Perjalanan, AMPUH Unhas Kokohkan Peran Cetak Ahli Hukum Berintegritas

Melalui payung kerja sama dan pembekalan Sekolah Politik ini, Bawaslu dan IAI DDI Sidrap mematok target yang berkesinambungan.

Keduanya berharap inisiatif positif ini sanggup mencetak generasi intelektual yang melek politik, sadar akan hak serta kewajiban konstitusionalnya, dan berani mengambil peran proaktif dalam memastikan pemilihan umum berjalan secara jujur, adil, dan bersih dari kecurangan.