MakassarMetro

Gus Ipul Berbagi Kasih untuk Korban Banjir Makassar Tepat di Hari Natal

×

Gus Ipul Berbagi Kasih untuk Korban Banjir Makassar Tepat di Hari Natal

Sebarkan artikel ini
Gus Ipul Berbagi Kasih untuk Korban Banjir Makassar Tepat di Hari Natal

SINDOSULSEL.COM, Makassar- Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi Jemaat Lahat Roi Tello Baru di Gereja Toraja Klasis Makassar yang juga terdampak bencana banjir bandang.

Gus Ipul menyampaikan rasa senang bisa bertemu jemaat dalam suasana Natal kali ini.

“Saya gembira hari ini bisa bertemu langsung dengan bapak-ibu sekalian dalam suasana Natal. Kegiatan saya ke sini adalah untuk melihat kondisi banjir yang beberapa hari melanda Makassar dan sekitarnya,” kata Gus Ipul, Rabu (25/12/2024).

Gus Ipul juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo, agar secepat mungkin menyalurkan bantuan pada warga yang terdampak banjir.

DIa juga menyampaikan bahwa bantuan dan kebutuhan pengungsi harus segera disalurkan dengan baik ke berbagai wilayah terdampak banjir.

Baca juga : Pj Gubernur Prof Zudan Tinjau Lokasi Banjir di Soppeng dan Serahkan Bantuan

Bagi jemaat gereja korban banjir, Gus Ipul memberikan bantuan beragam kebutuhan pokok, makanan siap saji, kasur lipat, snack, kasur, family kids, kids ware, tenda guling serta beragam kebutuhan harian pengungsi.

Sementara itu, Pendeta Gereja, Marthen Luther Ma’dika dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Gus Ipul.

Marthen mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Kemensos karena sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir.

“Bapak Mensos adalah putra terbaik yang dipilih untuk pelayanan sosial kepada orang-orang yang mengalami musibah. Kami bersuka-cita Pak Menteri membantu orang yang terkena musibah banjir, semoga menteri sukses selalu,” kata Marthen.

Rudianto Kiding, warga Kelurahan Panakkukang, Makassar, salah satu korban banjir yang mengungsi setelah rumahnya terendam air setinggi 100 cm.

Bersama keluarganya, termasuk istri dan anaknya, ia telah mengungsi selama tiga hari di rumah kerabat yang tidak jauh dari kelurahannya.

Meski banjir di rumahnya sudah mulai surut, kondisi rumah masih kotor dan belum sepenuhnya layak untuk ditinggali.

Baca  GASPA U-13 Palopo Dilepas ke Piala Soeratin Nasional 2026

Baca juga : Satu Desa di Barru Terendam Banjir hingga 2 Meter, Jalur ke Soppeng Putus

Rudianto menyampaikan rasa terima kasih atas Kehadiran Gus Ipul dan bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu, tidak hanya secara logistik, tetapi juga memulihkan semangat hidup warga terdampak banjir.

Dia berharap kunjungan Gus Ipul membawa dampak baik dan solusi jangka panjang bagi masyarakat di wilayahnya.

Di Makassar, selain mengunjungi Gereja, Gus Ipul juga mendatangi beberapa lokasi pengungsian, salah satunya di Masjid Jabal Nur Perumnas Antang, Manggala, Makassar.

Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri telah memberikan bantuan korban terdampak banjir untuk Kota Makassar senilai Rp 1.227.167.759. Sedangkan untuk bantuan banjir se Provinsi Sulawesi Selatan yang telah digelontorkan Kemensos mencapai Rp 5.438.909.600.

Bantuan penanganan banjir di Kota Makassar terdiri 1.200 paket makanan siap saji; 104 paket makanan anak; 200 paket family kit; 250 paket kids ware; 200 lembar kasur; 300 lembar selimut; 6 unit tenda portabel; 1 unit tenda serbaguna; 50 lembar tenda gulung; 2 unit penjernih air; 800 paket sembako; selain itu ada juga pendirian dapur umum serta bahan natura.

“Semua bantuan yang kita kucurkan lebih Rp5 miliar untuk 13 kabupaten/kota di Sulsel. Khusus di Makassar itu Rp1,2 miliar lebih. Itu belum termasuk bantuan dan dukungan dari Pak gubernur dan bupati wali kota. Tapi yang ini hanya dari Kemensos,” tandasnya saat mengunjungi pengungsi korban banjir di Masjid Jabal Nur, Perumnas Antang, Manggala, Makassar.

Dalam kunjungannya, Mensos Gus Ipul didampingi Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakhrulloh dan jajaran forkopimda Sulsel. Kehadiran Gus Ipul dan rombongan disambut antusias warga khususnya para pengungsi.

Usai menyapa korban Gus Ipul melanjutkan menyisir lokasi banjir menggunakan perahu karet.

Baca juga berita di Google News