SINDOSULSEL.COM, Raglan – Sejumlah nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dikejutkan dengan gangguan pada aplikasi perbankan digital mereka, BRImo, pada Rabu (1/4/2026).
Sejumlah nasabah melaporkan saldo di rekening mereka mendadak hilang dan hanya tersisa Rp 0,00, yang memicu kepanikan dan perbincangan hangat di media sosial X (sebelumnya Twitter).
Salah satu keluhan tersebut dilayangkan oleh pengguna X dengan nama akun Mas ian (@iancazen1). Ia mempertanyakan hilangnya dana secara tiba-tiba tersebut langsung kepada akun resmi layanan pelanggan BRI.
”@BANKBRI_ID apakah brimo hari ini gangguan? Kok saldo hilang tinggal Rp 0,00,” tulis akun @iancazen1.
Merespons banyaknya pertanyaan dan kekhawatiran dari para nasabah, pihak Bank BRI melalui akun resmi X terverifikasinya (@BANKBRI_ID) segera merilis klarifikasi.
Pihak bank meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan mengonfirmasi bahwa hilangnya tampilan saldo disebabkan oleh proses pemeliharaan jaringan, bukan karena adanya pembobolan.
”Hai Sobat BRI, mohon maaf atas kendala yang dialami. Saat ini aplikasi BRImo sedang dilakukan pemeliharaan sistem yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan. Kami sarankan Sobat BRI dapat melakukan pengecekan saldo beberapa waktu ke depan,” jelas admin @BANKBRI_ID dalam balasannya.
Untuk memastikan keamanan dana nasabah selama dan setelah proses pemeliharaan (maintenance) sistem berlangsung, Bank BRI juga mengimbau agar nasabah melakukan pengecekan riwayat transaksi atau mutasi rekening secara berkala saat aplikasi sudah kembali normal.
”Sobat BRI, periksa secara rutin mutasi rekening via BRImo untuk memastikan tidak ada transaksi yang mencurigakan. Informasi lebih lanjut hubungi Contact BRI 1500017, Sabrina WhatsApp 0812 1214 017, atau akun resmi media sosial BRI yang terverifikasi. Kami siap melayani sepenuh hati. Selamat beraktivitas dan sehat selalu. Tks~Enzy,” pungkas keterangan resmi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak bank menyarankan nasabah untuk bersabar dan melakukan pengecekan saldo secara berkala hingga proses pemeliharaan sistem BRImo selesai dilakukan.
Nasabah diimbau untuk tidak memberikan PIN, OTP, atau data pribadi apa pun kepada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mungkin memanfaatkan momen gangguan sistem ini.












