Sidrap

HUT Humas Polri ke-74, Kapolres Sidrap: Gerbang Penjaga Citra Polri

×

HUT Humas Polri ke-74, Kapolres Sidrap: Gerbang Penjaga Citra Polri

Sebarkan artikel ini
HUT Humas Polri ke-74, Kapolres Sidrap: Gerbang Penjaga Citra Polri

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Kepala Kepolisian Resor Sidrap, AKBP Fantry Taherong memberikan piagam penghargaan kepada personel Humas Polres Sidrap yang dinilai berprestasi dalam mengangkat citra positif dan mengharumkan nama Polres Sidrap di tengah masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung di halaman Mapolres Sidrap dalam rangkaian apel pagi, Rabu (29/10/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri Tahun 2025 yang mengusung tema “Polisi Humanis Harapan Masyarakat.”

Dalam arahannya, AKBP Fantry menyampaikan bahwa momentum peringatan Hari Humas Polri ini menjadi ajang refleksi terhadap peran penting kehumasan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Humas Polri bukan hanya sekadar corong informasi institusi, tetapi merupakan jembatan kepercayaan antara Polri dan masyarakat. Di era informasi seperti sekarang, saat disinformasi begitu mudah menyebar, Humas Polri memiliki tugas penting untuk meningkatkan dan menjaga citra positif Polri,” ujarnya.

Baca  Polres Sidrap Raih Tiga Penghargaan pada Rakernis Bidhumas Polda Sulsel

Kapolres Sidrap juga menegaskan bahwa Humas memiliki peran strategis dalam menyaring dan mengklarifikasi berbagai informasi hoaks yang beredar di media sosial.

“Tentunya peran ini sangat krusial dan penting. Humas diharapkan mampu menjaga gerbang informasi serta menjadi garda depan dalam menjaga citra Polri, khususnya di Polres Sidrap,” lanjutnya.

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2005 ini menambahkan bahwa keberadaan Humas menjadi bagian vital dalam setiap institusi.

Humas berperan sebagai jembatan komunikasi, baik dari internal ke eksternal, maupun sebaliknya.

“Humas adalah organ penting yang menjadi alat komunikasi strategis. Di era digitalisasi seperti sekarang, seluruh instansi memiliki humas untuk memastikan informasi yang sampai ke publik adalah informasi yang valid. Jika fungsi humas tidak kuat, mustahil keberhasilan dan informasi bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tutup AKBP Fantry.