SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi momen penting dalam penguatan peran perempuan terhadap pembangunan daerah.
Fokus utama peringatan tahun ini ditekankan pada bidang pendidikan dan upaya penurunan angka stunting.
Acara puncak peringatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Saromase, Kompleks Perkantoran Sidrap, pada Senin (8/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, selaku Dewan Penasehat DWP, Ketua DWP Sidrap Andi Rieskha Rahmat, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, serta Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Sidrap, Kompol Sumardi, perwakilan Dandim 1420 Sidrap Pasi Log Kapten Inf Muhammat Arsad, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, para Kepala OPD, Camat, serta tamu undangan lainnya.
Baca Juga : Dampingi Bupati Syaharuddin Alrif, Kapolres Sidrap Hadiri Panen Raya IP300 di Majjelling Watang
Ketua DWP Sidrap, Andi Rieskha Rahmat, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kontribusi nyata dalam dua bidang strategis.
Pertama, di bidang pendidikan anak usia dini (PAUD), DWP telah membentuk Yayasan Pertiwi yang kini mengelola 11 TK Dharma Wanita di wilayah Sidrap.
Langkah ini, menurut Rieskha, bertujuan untuk memperkuat legalitas pengelolaan, meningkatkan mutu pendidikan, dan mendukung lahirnya generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami ingin memastikan pendidikan anak usia dini mendapatkan perhatian serius dan layanan berkualitas. Pembentukan Yayasan Pertiwi menjadi tonggak penting dalam mewujudkan hal itu,” ujarnya.
Selain fokus pada pendidikan, DWP Sidrap juga aktif mendukung program penurunan stunting melalui kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah dan TP PKK.
“Program tersebut meliputi edukasi gizi, pembinaan dapur sehat, serta pendampingan keluarga berisiko stunting,” tutur Andi Rieskha.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran DWP Sidrap dan berharap organisasi ini terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia menyampaikan bahwa peringatan HUT ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum evaluasi dan penguatan peran strategis perempuan.
“Sebagai istri aparatur negara, anggota DWP memiliki tanggung jawab moral menjadi pendamping yang berintegritas dan mitra dalam meningkatkan kinerja suami, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkap Nurkanaah.
Ia menambahkan bahwa DWP juga memegang peranan penting dalam pembinaan karakter keluarga, peningkatan kualitas perempuan, serta pelaksanaan berbagai kegiatan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
“Tema HUT ke-26 yakni Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045 sangat relevan dengan tantangan zaman,” jelasnya.
Rangkaian peringatan HUT ini juga dimeriahkan dengan Pameran Produk UMKM. Pameran ini menampilkan berbagai karya UMKM binaan DWP kecamatan serta binaan Dinas Koperasi dan UMKM Sidrap sebagai ruang promosi untuk mendorong kreativitas dan membuka peluang ekonomi bagi perempuan.












