SIDRAP – Lalu lintas di jalan poros Trans Sulawesi tepatnya di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, tersendat. Jalur yang menghubungkan antara Kabupaten Sidrap dan Pinrang itu mengalami kemacetan yang cukup panjang, Kamis (11/4/2024)
Berdasarkan pemantauan Sindosulsel, kemacetan telah terjadi sejak siang hingga malam hari. Kemacetan juga diperparah akibat banyaknya pengendara saling berebut jalur akibat adanya pengerjaan jembatan diwilayah tersebut
Untuk mengurai kemacetan itu sejumlah warga yang berada diwilayah itu berinisiatif turun kejalan melakukan rekayasa lalu lintas.
Salah seorang pengendara roda empat Herdi yang di temui di lokasi kemacetan mengatakan, ia sudah terjebak macet selama kurang lebih 20-30 menit
Baca Juga : https://sindosulsel.com/taman-wisata-permandian-datae-mulai-ramai-dikunjungi-warga/
Menurut dia kemacetan ini disebabkan adanya penyempitan jembatan sehingga tidak bisa di lalui roda empat secara bersamaan. Ditambah lagi volume kendaraan yang semakin meningkat dalam libur lebaran.
“Pasca hari lebaran begini otomatis peningkatan jumlah kendaraan sangat signifikan” ujarnya
Tidak hanya itu, kemacetan di jalan Poros Sidrap-Pinrang memang sering terjadi saat musim musim lebaran.
“Lebaran begini kiranya aparat dari Satuan Lalu Lintas Polres Sidrap dapat menurunkan personilnya untuk mengatur Arus Lalu Lintas di sekitar lokasi tersebut,” pintanya
Sementara Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Nawir Eming, saat di konfirmasi terkait kemacetan di jalan poros Trans Sulawesi Sidrap-Pinrang memilih irit bicara
“Informasi di terima, terima kasih,” tandasnya
Baca juga berita di Google News












