SINDOSULSEL.COM, Bone – Geliat transportasi udara di Kabupaten Bone menunjukkan tren positif di penghujung tahun. Aktivitas penerbangan di Bandara Arung Palakka yang terletak di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, mengalami lonjakan penumpang yang signifikan.
Peningkatan arus penumpang ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru untuk bepergian.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Bone, Anwar, mengonfirmasi kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa lonjakan penumpang tercatat cukup drastis pada Rabu (31/12/2025).
“Data yang kami terima dari otoritas Bandara Arung Palakka, pergerakan penumpang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Hampir seluruh kursi penerbangan terisi penuh,” ujar Anwar.
Berdasarkan data manifest penerbangan hari itu, rute antar-pulau menjadi penyumbang trafik terbesar.
Tercatat rute Balikpapan-Bone mengangkut 67 penumpang, dan sebaliknya rute Bone-Balikpapan sebanyak 62 penumpang.
Sementara untuk rute regional, penerbangan Bone-Makassar diisi 37 penumpang, dan Makassar-Bone sebanyak 26 penumpang.
Menurut Anwar, tingginya angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik yang semakin baik terhadap layanan transportasi udara di Bone.
Pesawat dinilai menjadi solusi efektif bagi warga yang membutuhkan efisiensi waktu, baik untuk urusan keluarga, pekerjaan, maupun bisnis.
“Keberadaan rute penerbangan yang menghubungkan Bone dengan Makassar dan Balikpapan memiliki peran strategis. Ini tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga membuka peluang peningkatan sektor ekonomi, perdagangan, dan pariwisata daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Anwar mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan fasilitas penerbangan yang telah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah.
Kebijakan subsidi ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses transportasi yang terjangkau.
“Dengan adanya subsidi penerbangan, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi udara dengan biaya yang lebih hemat. Kami berharap fasilitas ini dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas masyarakat,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Bone memastikan akan terus berkoordinasi dengan pengelola bandara dan maskapai untuk menjaga kualitas layanan, keamanan, dan kenyamanan penumpang, khususnya di masa puncak liburan seperti saat ini.












