SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Kolaborasi jurnalis di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menyuarakan keluhan terkait minimnya perhatian Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidrap terhadap kelanjutan kemitraan media lokal.
Hingga memasuki pekan pertama bulan Februari, belum ada kejelasan maupun informasi resmi mengenai skema kerja sama antara pemerintah daerah dan media lokal untuk Tahun Anggaran 2026.
Koordinator yang ditunjuk untuk menjembatani komunikasi antara media dan Dinas Kominfo, Safruddin Wela, mengungkapkan keresahannya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian atau transparansi terkait teknis pelaksanaan kerja sama tersebut.
“Sampai hari ini belum ada kejelasan, baik mengenai nilai kerja sama maupun daftar media yang akan diberi kesempatan pada tahun 2026,” ungkap Safruddin saat memberikan keterangan pada Senin (02/02/2026).
Senada dengan itu, perwakilan dari Media TOP News, Ibrahim, menegaskan bahwa hingga awal Februari, pihaknya belum menerima informasi apa pun dari pemerintah daerah.
Padahal, kerja sama ini dinilai vital untuk mendukung penyebaran informasi kegiatan Pemerintah Kabupaten Sidrap ke masyarakat luas.
“Belum ada informasi apa pun terkait kerja sama media lokal untuk menunjang publikasi kegiatan pemerintah daerah,” ujarnya dengan nada kecewa.
Kritik juga datang dari Fery, wartawan Media Fakta 1 Sidrap.
Ia menyayangkan sikap pasif Dinas Kominfo yang dinilai kurang memperhatikan peran strategis media dalam ekosistem informasi publik.
“Kami menyayangkan tidak adanya komunikasi yang jelas. Media berperan penting dalam menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat,” kata Fery.
Saat dikonfirmasi secara terpisah mengenai keluhan para jurnalis tersebut, Kepala Dinas Kominfo Sidrap, Mauluddin, memberikan tanggapan yang singkat.
Melalui sambungan telepon seluler, ia menyarankan agar awak media melakukan koordinasi teknis dengan salah satu stafnya dan menyebutkan status media provinsi.
“Silakan hubungi Bu Eny. Media provinsi sudah masuk semua,” ujarnya singkat.
Para jurnalis di Sidrap berharap Dinas Kominfo segera memberikan kepastian regulasi dan anggaran agar hubungan kemitraan yang selama ini telah terbangun dapat kembali berjalan baik.
Kejelasan ini juga dinilai penting untuk memastikan keterbukaan informasi publik tetap terjaga di Kabupaten Sidenreng Rappang.












