Sidrap

Kapolres Sidrap Pimpin Upacara Pembukaan Latihan Kerja 75 Siswa Bintara Polri 2026

×

Kapolres Sidrap Pimpin Upacara Pembukaan Latihan Kerja 75 Siswa Bintara Polri 2026

Sebarkan artikel ini
Kapolres Sidrap Pimpin Upacara Pembukaan Latihan Kerja 75 Siswa Bintara Polri 2026

SIDRAP, sindosulsel.com – Kepolisian Resor (Polres) Sidrap secara resmi menggelar upacara pembukaan Latihan Kerja (Latja) bagi Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan pembinaan ini dilangsungkan dengan khidmat di Lapangan Presisi Polres Sidrap pada Selasa (28/04/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Wakapolres, para pejabat utama, personel Polres Sidrap, pembina pengasuh dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulsel, serta para siswa peserta Latja.

Dalam arahannya di hadapan 75 siswa SPN Polda Sulsel tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa program Latja merupakan sebuah rangkaian proses pendidikan dan pelatihan yang disusun secara terstruktur dan spesifik.

“Kegiatan yang adik-adik jalani saat ini merupakan proses pembulatan, sinkronisasi, dan kolaborasi antara teori yang telah diperoleh di ruang kelas dengan praktik lapangan selama 15 hari ke depan. Diharapkan, pengalaman ini dapat sejalan dengan ilmu yang telah dipelajari di lembaga pendidikan, baik di SPN Polda Sulsel maupun SPN lainnya,” ujar AKBP Fantry Taherong.

Lebih lanjut, ia sangat berharap seluruh siswa dapat mengikuti rangkaian kegiatan praktik lapangan tersebut dengan baik dan tuntas.

Siswa juga diimbau untuk bersungguh-sungguh dalam menggali ilmu dan pengalaman nyata seputar tugas-tugas kepolisian di lingkungan Polres Sidrap.

“Adik-adik yang telah terpilih menjadi anggota Polri diharapkan mampu menjadi generasi yang lebih cerdas dan lebih baik dari para pendahulunya. Pola pembinaan yang diterapkan oleh Lemdiklat Polri adalah pola asah, asih, dan asuh yang presisi. Kami berharap kalian dapat menjadi sosok polisi ideal di tengah masyarakat sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum yang berperikemanusiaan,” tambahnya.

Baca  Satlantas Sidrap Ingatkan Damkar: Cepat Saat Bertugas, Keselamatan Tetap Nomor Satu

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 tersebut juga mengingatkan agar para calon bintara ini tidak cepat berpuas diri dan terus belajar, tidak berhenti hanya sampai kegiatan Latja selesai. Menurutnya, proses belajar adalah sebuah fase transisi krusial dari tidak tahu menjadi tahu.

“Jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Seperti yang disampaikan oleh Albert Einstein, ‘Once you stop learning, you start dying’. Maka dari itu, teruslah mengasah diri agar menjadi polisi yang selalu diharapkan oleh bangsa, pimpinan, dan masyarakat,” tegas perwira berpangkat dua melati tersebut.

Di akhir arahannya, Kapolres Sidrap memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta keharusan menjaga etika dan sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di wilayah hukum Sidrap.

“Selama berada di sini, tidak diperkenankan melakukan pelanggaran bentuk apa pun, baik itu disiplin, kode etik, maupun pidana. Dilarang memasuki tempat hiburan atau bepergian di luar ketentuan yang ada. Seluruh kegiatan kalian di sini menjadi tanggung jawab saya penuh sebagai Kapolres, termasuk masalah keselamatan, keamanan, dan kesehatan hingga kembali ke SPN nanti,” tutup AKBP Fantry Taherong dengan tegas.