Sidrap

Kapolsek Watang Pulu Berganti, Kapolres Sidrap: Mutasi adalah Penyegaran

×

Kapolsek Watang Pulu Berganti, Kapolres Sidrap: Mutasi adalah Penyegaran

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Watang Pulu Berganti, Kapolres Sidrap: Mutasi adalah Penyegaran

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Mutasi jabatan di lingkungan Polda Sulawesi Selatan kembali bergulir.

Kali ini, jabatan Kapolsek Watang Pulu Polres Sidrap mengalami pergantian.

Kapolsek sebelumnya, Iptu Ahmad Baharuddin Tangko, dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Sidrap.

Jabatan Kapolsek Watang Pulu kini resmi diserahkan kepada Iptu Jamaluddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 2 Sinego Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Sulsel.

Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung di Lapangan Apel Presisi Polres Sidrap, pada Jumat (25/07/2025) pagi.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap, Fantry Taherong, dan dihadiri sejumlah pejabat utama, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan anggota Polres Sidrap.

Dalam sambutannya, Fantry menegaskan bahwa mutasi adalah hal wajar dalam dinamika organisasi, sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan efektivitas kinerja.

“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Ahmad Tangko selama menjabat sebagai Kapolsek Watang Pulu. Saya yakin pengalaman beliau akan sangat berguna dalam penugasan barunya,” ujar Fantry.

Baca  Polres Bone Raih Lima Penghargaan Kehumasan dari Polda Sulsel

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada Jamaluddin sebagai Kapolsek Watang Pulu yang baru, seraya meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan karakteristik wilayah yang akan dihadapi.

“Watang Pulu adalah wilayah majemuk dengan struktur geografis dataran tinggi. Diperlukan pendekatan yang humanis dan sinergi kuat antarinstansi serta masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ucapnya.

Fantry juga menyoroti pentingnya antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini. Ia meminta agar seluruh jajaran segera turun ke lapangan dan membangun kerja sama dengan para pemangku kepentingan.

“Tugas Polri semakin kompleks. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh anggota agar pelaksanaan tugas sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Libatkan stakeholder, bangun sinergi yang harmonis, dan pastikan masyarakat merasa aman,” tutup Kapolres.