LuwuPalopo

Kepala Bappelitbangda Luwu: Hari Jadi Luwu Momentum Menyatukan Perencanaan dan Jiwa Pembangunan

×

Kepala Bappelitbangda Luwu: Hari Jadi Luwu Momentum Menyatukan Perencanaan dan Jiwa Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappelitbangda Luwu: Hari Jadi Luwu Momentum Menyatukan Perencanaan dan Jiwa Pembangunan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Luwu, Moch Arsal Arsyad.

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 yang dirangkaikan dengan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam menata arah pembangunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Luwu, Moch Arsal Arsyad, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar nilai-nilai sejarah dan perjuangan Luwu terus menjadi roh dalam setiap proses perencanaan pembangunan.

“Selamat Hari Jadi Luwu ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80. Semoga semangat juang para leluhur menjadi fondasi moral dan arah kebijakan pembangunan Luwu yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat,” ujar Arsal.

Menurut Arsal, tema Hari Jadi Luwu tahun ini, “Luwu – Singkerru Ininnawa Lipu Dimengede” yang dimaknai sebagai ikatan jiwa terhadap negeri yang dibesarkan, memiliki relevansi kuat dengan tugas dan fungsi Bappelitbangda sebagai institusi perancang arah pembangunan daerah.

“Tema ini menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh tercerabut dari nilai, identitas, dan sejarah. Bagi Bappelitbangda, ini menjadi pengingat bahwa setiap dokumen perencanaan RPJMD, RKPD, hingga program strategis harus mencerminkan jiwa Luwu,” jelasnya.

Baca Juga : Kopi, Kakao, dan Rumput Laut Luwu Diproyeksikan Jadi Komoditas Ekspor Unggulan Sulsel

Ia menambahkan, frasa “Ikatan Jiwa, Negeri yang Diimpikan” menggambarkan cita-cita kolektif masyarakat Luwu terhadap daerah yang maju namun tetap berakar pada kearifan lokal.

Dalam momentum Hari Jadi Luwu ke-758 ini, Arsal berharap seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat sinergi dalam mendukung perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berbasis data.

“Tupoksi Bappelitbangda bukan hanya menyusun rencana di atas kertas, tetapi memastikan pembangunan Luwu berjalan terarah, terukur, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat,” terangnya.

“Semangat Hari Jadi ini menjadi energi untuk menyatukan visi, menyelaraskan program, dan memperkuat kolaborasi lintas sektor,” sambunya Arsal, mantan Kepala BKAD Luwu ini.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan hasil penelitian sebagai dasar kebijakan pembangunan ke depan, agar Luwu mampu beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

“Dengan semangat perlawanan rakyat Luwu, kami di Bappelitbangda berkomitmen menghadirkan perencanaan yang progresif, inklusif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Luwu sebagai negeri yang benar-benar diimpikan masyarakatnya,” pungkas Arsal.