Makassar

Klinik Assyifa Gandeng ITEKES Sosialisasi Bahaya DBD dan Bagikan Sembako

×

Klinik Assyifa Gandeng ITEKES Sosialisasi Bahaya DBD dan Bagikan Sembako

Sebarkan artikel ini
Klinik Assyifa Gandeng ITEKES Sosialisasi Bahaya DBD dan Bagikan Sembako
Foto: dr Syulham Soamole saat memberikan penyuluhan kesehatan di Kampus ITEKES Makassar, Antang, Manggala, Sabtu (18/5/2024).

SINDOSULSEL.COM, Makassar – Klinik Assyifa Pharmacon kembali menggelar bakti sosial (baksos) tidak hanya memberikan penyuluhan kesehatan tetapi juga membagikan sembako kepada warga kurang mampu di Antang, Kecamatan Manggala, Makassar.

Kali ini, kegiatan sosial itu digelar dengan menggandeng salah satu perguruan tinggi kesehatan di Makassar yakni, Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Tri Tunas Nasional Makassar di kampusnya, Jalan Antang Raya, Manggala, Sabtu (17/5/2024).

Penyuluhan kesehatan tersebut tentang bahaya demam berdarah dengue (DBD) dan bagaimana cara mengatasinya. Kegiatan itu dihadiri sekitar 150 peserta yang merupakan warga sekitar Kampus ITEKES Makassar.

Baca juga: Pererat Silaturahmi Sesama Insan Film, MCC Gelar Halal Bi Halal

dr Syulham Soamole yang hadir memberikan penyuluhan menyebutkan, saat ini penyakit demam berdarah kembali bermunculan, karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mengetahui gejalanya dan segera bertindak.

“DBD saat ini kembali marak, namun kita tidak mengetahuinya, kadang gejalanya muncul baru kita ketahui, jadi harus segera diantisipasi jika menemukan gejalanya, karena kalau tidak maka bisa berbahaya, dan bisa jadi gejala konflikasi yang tidak kita inginkan,” beber dr Syulham saat memberikan penyuluhan.

Dokter yang juga Direktur Klinik Assyifa Pharmacon ini juga menyebutkan, pihaknya memilih wilayah Antang karena sangat berpotensi karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah ada di Antang.

“Daerah tropis sangat berpotensi munculnya DBD, ciri-ciri nyamuknya jelas, hitam dan strep putih, gejalanya demam 3 hari secara terus menerus, namun yang paling krusial jika sudah memasuki hari ke 4 dan 5, bisa jadi akan muncul darah di hidung,” ujarnya.

Jika kondisi tersebut sudah terjadi maka solusinya segera periksakan diri ke rumah sakit atau melapor ke aparat setempat agar bisa segera diantisipasi dengan penyemprotan agar tidak meluas.

Baca juga: Keluarga Benteng Utama Hindarkan Generasi dari Narkoba

Dr Syulham pun menyarankan agar tidak tidur di pagi dan sore hari karena saat itulah nyamuk aedes aegypti (DBD) berinteraksi, DBD tidak memandang usia sehingga semua pihak harus waspada.

“Masa kritis itu hari ke-4 dan 5, mulai mual muntah, keluar darah di hidung, penyakit DBD bisa diatasi dengan mudah namun sangat berbahaya jika tidak diatasi dengan cepat, tidak bisa disepelekan jangan menunda-nunda, periksakan segera ke rumah sakit, pencegahannya ya 3 M,” ungkapnya.

Pihaknya menyebutkan, kegiatan bakti sosial itu merupakan hal rutin yang dilakukan Klinik Assyifa Pharmacon, pihaknya juga memilih wilayah Antang karena berpotensi dan dekat dengan TPA.

Sementara itu, pihak kampus ITEKES mengaku bersyukur atas kerja sama yang terjalin dengan Klinik Assyifa Pharmacon apalagi dalam hal pengembangan sosial kemanusiaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Harapannya ke depan kegiatan semacam ini lebih intens lagi, terutama dalam hal pengembangan kelembagaan dan sosial kemanusiaan, kami berterima kasih kepada klinik Assyifa dan warga sekitar,” kata Sahdan Mustari, Sekretaris Yayasan Sasadih Harapan Nusantara, yang menaungi ITEKES, di lokasi baksos, Sabtu (18/5/2024).

Dalam kegiatan itu, turut hadir Wakil Rektor II ITEKES, Irmawati, Wakil Rektor III Andi Yusriadi, yang menarik karena kegiatan itu juga dihadiri salah satu aktris lokal dan pemain film layar lebar Makassar, Elyz Adezta.

Dia adalah pemeran utama dalam film layar lebar, Don’t Ever Take My Home’ yang segera tayang di bioskop dan sekaligus selebgram.

(*)