PALOPO – Kondisi Bidan Ririn pasca operasi patah tulang mengalami sesak nafas. Sehingga, pihak keluarga membatasi waktu kunjungan yang ingin melihat pasien.
Pantuan sindosulsel.com saat Kapolres Luwu, AKBP Arisandi dan Penjabat Bupati Luwu, Muhammad Saleh, menjenguk Bidan Ririn, keluarganya menjelaskan kondisi pasca operasi.
“Semalam selesai operasi nya. Masuk ruangan operasi sekira pukul 18.00 WITA. Semua berjalan baik. Siang tadi, tiba-tiba sesak, dia minta seluruh jendela kamar dan pintu dibuka,” ujar keluarganya.
Bidan Ririn menjalani operasi pada bagian clavicula atau tulang selangka, tulang diatas dada. Menurut keluarganya, Ririn mengalami patah tulang selangka.
“Menurut dokter ada tulang yang patah, terpisah, ada juga tulang yang bergeser. Operasinya pemasangan pen, kemudian posisi tulang yang bergeser dikembalikan ke posisi semula,” sambung suami Bidan Ririn.
Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) At Medika, dr Anton Yahya, mendengar pasien mengalami sesak, langsung mengambil tindakan, memindahkan pasien ke ruangan lain yang lebih sejuk.
“Kita pindahkan ke ruangan lain, kita cari nyamannya pasien di mana, itu kita ikuti,” ujar dr Anton Yahya. Penjabat Bupati Luwu, Muhammad Saleh dan Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, meminta pasien dan keluarganya fokus proses penyembuhan.












