BONE, sindosulsel.com – Koperasi Mitra Bone menggelar Talk Show Subuh bertema “Muamalah dalam Berkoperasi” pada Minggu (04/10/2026).
Kegiatan ini membahas penerapan prinsip muamalah Islam dalam pengelolaan koperasi sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota.
Acara diawali dengan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dialog.
Pertemuan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara anggota Koperasi Mitra Bone dan pengurus DPD Wahdah Islamiyah Bone.
Pembahasan berfokus pada tiga hal, yakni pemahaman muamalah dalam koperasi, pentingnya berkoperasi, serta penguatan ukhuwah.
Baca Juga : Bupati Bone Dorong Pendampingan UMKM dan Edukasi Pajak Bersama KPP Watampone
Peserta diajak melihat koperasi sebagai wadah aktivitas ekonomi sekaligus sarana membangun kebersamaan dan kemandirian anggota.
Ketua Koperasi Wahdah Muhammad Natsir mengatakan, pemahaman muamalah diperlukan agar kegiatan ekonomi melalui koperasi tetap berpedoman pada nilai-nilai Islam.
“Pemahaman mengenai muamalah menjadi hal penting agar aktivitas ekonomi yang dilakukan melalui koperasi senantiasa memperhatikan prinsip-prinsip Islam, seperti kejujuran, amanah, keadilan, saling membantu, dan menghindari praktik yang bertentangan dengan syariat,” katanya dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas prinsip muamalah, dialog tersebut mendorong anggota memahami manfaat koperasi bagi kepentingan bersama.
Baca Juga : Petani Balla Panen 7,5 Ton per Hektare Saat Kemarau, Dinas Pertanian Dorong MDA Masuk Sektor Pertanian
Semangat berkoperasi diharapkan menumbuhkan kepedulian, kemandirian ekonomi, dan budaya saling menguatkan antaranggota.
Aspek ukhuwah juga mendapat perhatian.
Koperasi diharapkan menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, memperluas silaturahmi, serta mengembangkan semangat taawun atau saling membantu.
Melalui kegiatan ini, anggota diajak menjalankan aktivitas perkoperasian dengan memperhatikan manfaat ekonomi sekaligus nilai kejujuran, keadilan, dan kebersamaan.












