Luwu

Korban Longsor Bonglo Bertambah Jadi 23 Orang

×

Korban Longsor Bonglo Bertambah Jadi 23 Orang

Sebarkan artikel ini
Korban Longsor Bonglo Bertambah Jadi 23 Orang
FOTO : Penjabat Bupati Luwu bersama Kapolres Luwu dan tim SAR gabungan di lokasi longsor, memantau proses pencarian dan pembersihan tanah longsor.(Chaeruddin)

LUWU – Korban longsor Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, bertambah jadi 23 orang, Rabu (28/2/2024).

Kepala Kantor Basarnas Makassar selaku Search Mission Coordinator (SMC), Mexianus Bekabel, menyampaikan terdapat penambahan data jumlah dari korban yang sebelumnya jumlah korban diketahui sebanyak 15 orang.

“Korban bertambah jadi 23 orang. Jumlah tersebut berubah karena korban selamat baru melapor di posko gabungan. Jadi, korban selamat sebanyak 18 orang dari semula 10 orang,” kata Mexianus Bekabel.

Adapun nama nama korban, Firdaus (19), Mardiana (60), Seni (34), Markus (43), Delman (19), Mansyur (52), Masjaya (50), Kasril (49), Yunus (71), Yuni Kristine (21), Ririn (31), Nirwana (37), Wahab Busa (19), Lilis (30), Abd. Gani M. Toni (30), Andi Zulhanuddin (43), R. Sandi Patandung (43), Mustika (32).

Dan 5 orang korban yang ditemukan meninggal dunia yakni, Amelia (30), Miskawati (21), Maryama Patakdungan (57), Wanto (18), Ratang (50). Ia juga melaporkan, operasi SAR bencana alam tanah longsor ini melibatkan 560 personel yang berasal dari TNI/Polri, Instansi pemerintah, organisasi dan masyarakat sekitar.

“Hingga saat ini, personel yang terlibat sejumlah 560 orang, dan di hari ini juga terdapat penambahan yaitu tim K9 Polda Sulsel. Kami sangat berharap di hari ini, seluruh korban longsor dapat segera ditemukan,” ujarnya. Tim pencari dan penolong sudah bergerak melaksanakan pencarian dengan menyisir area longsoran bagian selatan dan utara.

“Pergerakan tim hari ini masih dibagi beberapa tim, yang tentu saja melibatkan dari berbagai potensi SAR. Tim melakukan penyisiran di area longsor bagian selatan dan utara, drone thermal pun telah kami terbangkan untuk melakukan asesmen sekaligus melaksanakan pencarian, excavator dari PUPR Jeneberang juga bergerak untuk membersihkan longsoran tanah,” jelasnya.

“Dan hari ini, tim SAR K9 Polda Sulsel juga sedang melakukan penyisiran di wilayah longsoran, hingga sore ini masih nihil,” lanjut Mexianus. Sementara itu, siang tadi, tim sar telah melakukan pemindahan korban longsor yang selamat dari puskesmas Bastem ke RS Palopo.