PalopoPolitik

KPU Palopo Jadikan Burung Alo Sebagai Maskot Pilkada Palopo

×

KPU Palopo Jadikan Burung Alo Sebagai Maskot Pilkada Palopo

Sebarkan artikel ini
KPU Palopo Jadikan Burung Alo Sebagai Maskot Pilkada Palopo
Ketua KPU Palopo, Irwandi Djumadin, memperkenalkan maskot Pilkada Palopo 2024 berbentuk Burung Alo.(Chaeruddin)

SINDOSULSEL.COM, Palopo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, menjadikan Burung Alo sebagai maskot Pemilihan Kepala Daerah (Plkada) Walikota dan Wakil Walikota Palopo 2024.

Ketua KPU Palopo, Irwandi Djumadin, mengatakan, isu Burung Alo atau Julang Sulawesi (Aceros cassidix), sengaja mereka angkat, salah satu alasannya untuk mengkampanyekan dan menjaga kelestarian serta habitat burung endemik Sulawesi ini.

“Burung Alo adalah endemik di Sulawesi. Alhamdulillah di Palopo, di daerah Battang dan Latuppa masih ada Burung Alo,” ujarnya pada malam peluncuran Pilkada Palopo, di Taman IM Palopo, Sabtu malam, (1/6/2026).

Irwandi Djumadin, berharap dengan dipopulerkannya Burung Alo, menjadi maskot Pilkada Palopo tahun ini, bisa lebih mengenalkan kepada masyarakat utamanya generasi muda.

“Ini sebagai pesan kepada generasi muda bahwa ada burung endemik yang kita punya dan wajib kita jaga keberadaannya. Kita tidak ingin burung Alo hanya tinggal cerita,” ujar mantan Jurnalis Koran Tribun Timur ini.

Julang Sulawesi (Aceros cassidix) dikenal masyarakat dengan nama Burung Alo, dengan ciri khas, berparuh besar warna kuning, memiliki kantung biru pada tenggorokan.

Tubuh atau bulu Burung Alo berwarna hitam dan ekor berwarna putih. Panjang tubuh dapat mencapai 100 centimeter untuk jenis jantan, dan 88 centimeter untuk jenis betina.

Burung Alo memiliki tanduk yang besar di atas paruh, berwarna merah pada jantan dan kuning pada betina. Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) menempatkan populasi burung ini berstatus rentan.

Baca juga berita di Google News