SIDRAP, sindosulsel.com – Lanjutan turnamen sepak bola bergengsi Sidrap Cup 2026 menyajikan tontonan yang sangat sengit dan sarat akan drama.
Laga mendebarkan yang mempertemukan kesebelasan PS Cipta Utama melawan Muda Utama ini dilangsungkan di atas rumput hijau Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidrap. Pertandingan bergengsi ini digelar di hadapan ratusan penonton pada hari Sabtu (06/06/2026).
Tampil di hadapan pendukung setianya di tribune penonton, PS Cipta Utama yang merupakan perwakilan Kabupaten Sidrap sukses mempertontonkan aksi comeback yang luar biasa.
Skuad asuhan pelatih Suardi tersebut berhasil menahan imbang tim tamu asal Kabupaten Bone, Muda Utama, dengan skor akhir 2-2 secara dramatis.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PS Cipta Utama yang mengenakan kostum kebanggaan putih-biru langsung dihadapkan pada situasi pelik. Laga baru berjalan lima menit, wasit sudah mencabut kartu merah untuk salah satu pemain pilar mereka akibat pelanggaran.
Keputusan tegas pengadil lapangan ini memaksa tim tuan rumah harus berjuang pincang dengan hanya bermodalkan 10 pemain.
Keunggulan jumlah personel di atas lapangan tidak disia-siakan oleh skuad Muda Utama.
Tim tamu yang tampil mengenakan seragam kuning-hitam di bawah komando pelatih Dedi langsung mengambil alih dominasi penguasaan bola.
Mereka sukses membuka keunggulan lebih dulu lewat sepakan akurat Sulaiman yang mengenakan nomor punggung 7.
Tak berselang lama, gawang tuan rumah kembali bergetar. Rian, penyerang bernomor punggung 22, turut mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil membobol pertahanan PS Cipta Utama.
Kedudukan pun berubah cepat menjadi 2-0 untuk keunggulan tim asal Kabupaten Bone tersebut.
Hebatnya, tertinggal defisit dua gol dan kalah jumlah pemain sama sekali tidak meruntuhkan mental bertanding anak-anak PS Cipta Utama.
Memasuki babak kedua, tim tuan rumah tampil lebih spartan dan berani keluar menyerang. Kerja keras mereka membuahkan hasil emas tatkala wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran fatal yang dilakukan pemain Muda Utama di dalam area terlarang.
Fahri, pemain bernomor punggung 7 yang ditunjuk sebagai algojo penalti, sukses menunaikan tugasnya dengan ketenangan tingkat tinggi. Gol balasan tersebut seketika memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, sekaligus memompa kembali motivasi rekan-rekannya di lapangan.
Serangan demi serangan terus dilancarkan secara intensif ke jantung pertahanan Muda Utama. Kebuntuan akhirnya benar-benar pecah berkat sebuah skema umpan matang.
Umpan yang dilepaskan oleh Fahri disambut dengan lompatan tinggi dan tandukan keras dari Fadil (nomor punggung 57).
Bola melesat deras menggetarkan jala gawang lawan, mengubah papan skor kembali imbang 2-2, dan langsung disambut gemuruh sorak sorai pendukung tuan rumah.
Memasuki menit-menit krusial menjelang laga usai, tensi pertandingan semakin memanas karena kedua kesebelasan saling jual beli serangan memburu gol kemenangan.
Pada masa injury time yang berlangsung selama empat menit tambahan, Muda Utama nyaris saja merenggut kemenangan.
Beruntung, penjaga gawang andalan PS Cipta Utama, Ahyar, tampil sangat heroik dengan melakukan sebuah penyelamatan krusial yang sukses menggagalkan peluang emas dari kubu lawan.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, skor imbang 2-2 tetap tak tergoyahkan.
Hasil seri ini menjadi tontonan menarik dalam lanjutan gelaran Sidrap Cup 2026, sekaligus menunjukkan mental juang tinggi PS Cipta Utama yang mampu bangkit dari keterpurukan meski bermain dengan 10 orang nyaris di sepanjang pertandingan.












