SIDRAP, sindosulsel.com – Sebanyak 120 santri dari 18 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses mengikuti prosesi Penamatan Al-Qur’an Angkatan I.
Kegiatan religius yang dimotori oleh Persatuan Guru Ngaji (PGN) bekerja sama dengan Komunitas Bangkit dari Masjid ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam memperkokoh fondasi generasi Qurani di Bumi Nene Mallomo.
Prosesi penamatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut diselenggarakan di Aula ITKES Muhammadiyah Sidrap pada Selasa (23/06/2026).
Acara kali ini mengusung tema mulia, yakni “Jadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup, Penuntun Jalan yang Lurus serta Syafaat di Hari Akhir”.
Pada momen ini, para santri menerima pengalungan selempang secara langsung sebagai simbol keberhasilan mereka dalam menuntaskan pembelajaran kitab suci.
Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah.
Kehadirannya didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Sirajuddin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Syamsuddin, serta Koordinator PGN, Muhammad Ali Yafid.
Baca Juga : Bupati Sidrap Bakal Tampil Sebagai Pemateri Utama di Silatnas Banom DDI 2026
Ratusan guru ngaji dan orang tua santri juga tampak antusias memenuhi ruangan aula untuk menyaksikan buah hati mereka.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta penamatan.
Ia menekankan betapa pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dan pijakan utama dalam menjalani rutinitas kehidupan bermasyarakat.
“Selamat kepada anak-anak kita yang hari ini telah menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an. Semoga menjadi generasi Qurani yang senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Nurkanaah.
Lebih lanjut, ia berpesan agar para santri tidak berpuas diri dan terus menjaga semangat belajar serta mengamalkan nilai-nilai luhur ajaran agama.
Baca Juga : Bupati Sidrap Resmikan Ponpes Ar-Rayyan, Gratiskan Biaya Pendidikan untuk 20 Santri Pertama
Nurkanaah juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para guru ngaji dan orang tua atas dedikasi serta keikhlasan mereka dalam mendidik generasi muda Sidrap.
“Peran guru ngaji dan orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an. Terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama ini,” tambahnya.
Senada dengan harapan pemerintah daerah, Koordinator PGN Kabupaten Sidrap, Muhammad Ali Yafid, menegaskan bahwa momentum penamatan ini harus dijadikan sebagai pemantik semangat untuk terus menggencarkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat luas.
“Saatnya kita berkolaborasi membangkitkan proses pembelajaran Al-Qur’an. Mari kita menguatkan sinergi demi melahirkan generasi yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an,” tegas Ali Yafid.
Kegiatan penamatan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara jajaran pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, tenaga pengajar, dan orang tua.
Kolaborasi ini dinilai sangat krusial guna mencetak estafet generasi penerus Sidrap yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak mulia di masa depan.












