SINDOSULSEL.COM, Bone – Dalam rangka memberikan edukasi tentang bahaya kejahatan dan penyalahgunaan narkoba, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andi Sudirman (Uniasman) menyelenggarakan penyuluhan hukum di Kantor Camat Ulaweng, Rabu (29/5/2024) pagi.
Penyuluhan yang berlangsung selama 2 jam ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan murid SD, pelajar SMP, siswa SMA 15 Bone, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan beberapa warga Kecamatan Ulaweng.
Sebagai pembicara dalam penyuluhan tersebut, hadir Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf, Ketua Forbes Anti Narkoba, Andi Singkeru Rukka, dan beberapa anggota Forbes Anti Narkoba.
Dalam sambutannya, AKP Yusriadi Yusuf menyampaikan komitmennya dalam memberantas narkoba di wilayah Bone. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pelaku narkoba yang telah ditangkap dan diproses hukum.
“Alhamdulillah sejak saya menjabat memang fokus untuk memberantas narkoba dan itu bisa dilihat dengan banyaknya pelaku yang kami tangkap dan kami pastikan semua kasusnya lanjut,” ujar AKP Yusriadi Yusuf.
Sementara itu, Andi Singkeru Rukka, Ketua Forbes Anti Narkoba, menekankan bahaya narkoba bagi kesehatan dan kehidupan. Ia juga menyampaikan contoh kasus bagaimana para pengguna narkoba terlibat dalam aksi kriminal.
“Dulu sejahat-jahatnya orang, itu masih takut sama Tuhannya, tapi sekarang begitu orang itu menjadi pengguna narkoba, celengan mesjid pun berani dicuri,” ungkap Andi Singkeru Rukka.
Salah seorang mantan pengguna narkoba yang kini aktif dalam gerakan Forbes Anti Narkoba juga menceritakan pengalaman pahitnya saat masih menggunakan narkoba.
“Saya pernah rasakan hancurnya hidup ketika jadi pengguna narkoba sabu. Saya dibenci istri dan mertua karena ketika dalam pengaruh narkoba, kita kehilangan akal sehat, bahkan saya tega mencuri uang istri waktu itu,” bebernya.
Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.












