SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Kecamatan Maritengngae dan Pemerintah Kelurahan Majjelling Wattang melakukan peninjauan lahan pertanian yang masuk dalam program IP 300, yakni program intensitas tanam tiga kali setahun yang digagas Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.
Camat Maritengngae, Andi Surya, menyampaikan bahwa lima kelompok tani di Kelurahan Majjelling Wattang mengikuti program IP 300 dengan total luas lahan tanam mencapai 52 hektare.
Ia menilai pelaksanaan program tersebut sangat berhasil.
“Alhamdulillah, seluruh program IP 300 di Kelurahan Majjelling Wattang berjalan dengan baik. Insya Allah, pada hari Senin nanti, panen akan dilakukan langsung oleh Bapak Bupati,” ujar Andi Surya.
Selain Majjelling Wattang, beberapa desa dan kelurahan lain di Kecamatan Maritengngae, seperti Desa Takkalasi dan Desa Alakkuang, telah melaksanakan panen IP 300.
Baca Juga : Milad ke-78, Korps Reserse Polres Sidrap Gelar Baksos untuk Kaum Dhuafa
Sedangkan Kelurahan Majjelling, Kelurahan Rijangpitu, dan Desa Sereang dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Keberhasilan program, menurut Andi Surya, tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Sidrap, jajaran Dinas Pertanian, Dinas PSDA, camat, lurah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.
“Yang paling utama adalah motivasi besar dari para petani sendiri untuk mensukseskan program yang dicanangkan oleh Bapak Bupati,” tambahnya.
Sesuai arahan Bupati Sidrap, petani dari kecamatan lain juga diundang untuk menyaksikan panen raya pada Senin mendatang sebagai bukti nyata keberhasilan IP 300 di Maritengngae.
Pelaksanaan teknis pertanaman di Kelurahan Majjelling Wattang dimulai dengan pengolahan tanah pada 11 Agustus, penanaman dilakukan antara 29 Agustus hingga 15 September. Sistem tanam yang diterapkan meliputi tanam pindah, tabela, dan rice transplanter.
Varietas benih yang digunakan adalah Mekongga, Hercules, MD.70, dan Inpari 4.
Selama masa pemeliharaan, petani mendapatkan pendampingan dari Formulator DGW untuk memastikan proses budidaya berjalan sesuai standar.
Lima kelompok tani yang terlibat adalah Makkaritutue, Makkaritutue 2, Sipakainge, Sukamaju, dan Sukamaju 2.
Pemerintah setempat berharap keberhasilan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memotivasi petani di seluruh Kabupaten Sidenreng Rappang.












