Luwu

MDA–Pemkab Luwu Teken MoU Tenaga Kerja dan Lingkungan

×

MDA–Pemkab Luwu Teken MoU Tenaga Kerja dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
MDA–Pemkab Luwu Teken MoU Tenaga Kerja dan Lingkungan

SINDOSULSEL.COM, Luwu – PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis terkait ketenagakerjaan dan lingkungan hidup di wilayah operasional Proyek Awak Mas, Kecamatan Latimojong, Rabu (31/7/2025).

MoU tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi jangka panjang antara perusahaan dan pemerintah daerah.

Kesepahaman pertama menyoroti pengelolaan dan pelestarian lingkungan, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso serta jalur logistik tambang.

Baca Juga : Masmindo Serahkan Dua Jembatan ke Pemkab Luwu

Kegiatan yang direncanakan mencakup revitalisasi dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan secara berkala dengan pembagian peran antara MDA dan Pemkab Luwu.

Kesepahaman kedua menyasar sektor ketenagakerjaan, dengan fokus pada sistem informasi dan mekanisme penerimaan tenaga kerja lokal.

Proses rekrutmen tenaga kerja untuk proyek Awak Mas ke depan akan dilaksanakan lebih terstruktur, transparan, dan memberi prioritas kepada masyarakat lokal, tetap mengacu pada standar perusahaan.

Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, mengapresiasi langkah yang diambil MDA.

“Kami menyambut baik kesepakatan ini sebagai bentuk kepercayaan dan kolaborasi jangka panjang. MoU ini membuka ruang partisipasi masyarakat dan memastikan pembangunan tetap sejalan dengan nilai-nilai lokal,” ujarnya.

Baca Juga : PT Masmindo Dwi Area Tegaskan Penggunaan BBM Industri Sesuai Regulasi

Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Trisakti Simorangkir, menyebut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen industri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami percaya keberhasilan industri tambang tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan pemerintah daerah. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran MDA membawa manfaat yang berimbang, baik untuk operasional perusahaan maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Kerja sama ini menunjukkan bahwa kehadiran industri tambang dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan sosial.

Kedua belah pihak juga sepakat bahwa keberlanjutan kerja sama akan bergantung pada kepatuhan terhadap komitmen dan kontribusi nyata bagi daerah.