Takalar

Meriahkan HUT RI, Turnamen Panahan Tradisional Digelar di Takalar

×

Meriahkan HUT RI, Turnamen Panahan Tradisional Digelar di Takalar

Sebarkan artikel ini
Meriahkan HUT RI, Turnamen Panahan Tradisional Digelar di Takalar

SINDOSULSEL.COM, Takalar – Penjabat (Pj) Bupati Takalar, Setiawan Aswad, secara resmi membuka Turnamen Panahan Tradisional sebagai rangkaian peringatan HUT RI ke-79 di Lapangan Makkatang Dg Sibali, Kota Takalar, Minggu (11/8/2024).

Dalam sambutannya, Setiawan mengungkapkan bahwa olahraga panahan memiliki keterkaitan yang mendalam dengan sejarah bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa panahan telah menjadi bagian dari kehidupan bangsa sejak zaman kerajaan hingga masa perjuangan kemerdekaan.

“Panahan telah menjadi bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Sejak zaman kerajaan hingga masa perjuangan, panahan telah menjadi simbol semangat dan kekuatan bangsa,” ujarnya di hadapan ratusan pemanah yang berasal dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan.

Terkait dengan turnamen ini, Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya pernah merencanakan untuk mengadakan olahraga islami seperti panahan, berkuda, dan berenang bersamaan dengan pelaksanaan MTQ di Takalar beberapa waktu lalu.

Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena kesibukan kegiatan yang padat pada saat itu.

“Ini adalah turnamen panahan pertama di Takalar, dan kami berharap tahun depan acara ini dapat terus berlanjut dengan lebih meriah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Amri, menjelaskan bahwa turnamen ini memperlombakan dua jenis model panahan tradisional horsebow, yaitu sesi dynamic dan sesi ground.

Turnamen ini diikuti ratusan peserta dari 19 klub panahan.

“Untuk sesi dynamic, peserta harus memanah target berupa gambar Belanda dari berbagai posisi, sementara untuk sesi ground, peserta memanah dari jarak 30 meter. Selain itu, ada juga lomba panahan khusus untuk anak-anak,” jelas Amri.

Dalam turnamen ini, panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai dengan total jutaan rupiah serta berbagai hadiah hiburan lainnya.