BoneHukrim

Mobil Dinas Camat Tanete Riattang Timur Terlibat Kecelakaan di Cellu

×

Mobil Dinas Camat Tanete Riattang Timur Terlibat Kecelakaan di Cellu

Sebarkan artikel ini
Mobil Dinas Camat Tanete Riattang Timur Terlibat Kecelakaan di Cellu

BONE, sindosulsel.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan terjadi di perempatan Jalan Andi Celleng dan Jalan Sungai Brantas, Poros Bone–Bajoe, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (01/08/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Kecelakaan melibatkan mobil dinas Toyota Rush milik Kecamatan Tanete Riattang Timur bernomor polisi DW 1705 A dan Suzuki Ertiga bernomor polisi DD 1263 HK.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, Suzuki Ertiga dikemudikan Andi Anwar, warga Kabupaten Bulukumba, dan melaju dari arah selatan.

Sementara itu, mobil dinas Toyota Rush yang dikemudikan Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, datang dari arah timur.

Kedua kendaraan diduga bertemu di area perempatan hingga terjadi tabrakan.

Baca Juga : Tradisi Kepolisian Warnai Penyambutan Kapolres Bone AKBP Astoto Budi Rahmantyo

Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Baca  Timnas Indonesia Juara, Warga Bone Larut dalam Kegembiraan

Akibat benturan, bagian depan Suzuki Ertiga mengalami kerusakan cukup parah.

Sementara mobil dinas Toyota Rush mengalami kerusakan pada bagian samping kiri.

Meski kedua kendaraan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Polda Sulsel Rotasi Kapolres Luwu dan Palopo

Kedua pengemudi dilaporkan selamat.

“Kedua pengemudi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka. Setelah kejadian, petugas langsung melakukan penanganan serta mengevakuasi kendaraan dari lokasi,” kata petugas.

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Bone yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.

Kedua kendaraan selanjutnya dievakuasi dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.