Ekobis

Morowali Masuki Era Baru, PT Vale Resmikan Fase Operasional Hilirisasi Nikel

×

Morowali Masuki Era Baru, PT Vale Resmikan Fase Operasional Hilirisasi Nikel

Sebarkan artikel ini
Morowali Masuki Era Baru, PT Vale Resmikan Fase Operasional Hilirisasi Nikel
*(Foto: Vale)

SINDOSULSEL.COM, Morowali – Kabupaten Morowali menapaki babak baru dalam peta industri nikel nasional.

Bertepatan dengan HUT ke-57 PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), perusahaan resmi meresmikan fasilitas pendukung dan memulai penjualan bijih nikel perdana dari Blok Bahodopi, Sabtu, 26 Juli 2025.

Momen ini menandai kesiapan PT Vale untuk masuk ke fase operasional penuh proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama IGP Pomalaa dan Sorowako Limonite (Sorlim).

Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya percepatan hilirisasi industri sekaligus komitmen pada pembangunan berkelanjutan.

“Hari ini menjadi momen bersejarah, tidak hanya merayakan ulang tahun PT Vale ke-57, tapi juga mengukuhkan kesiapan IGP Morowali masuk fase operasi penuh, dengan semangat keberlanjutan,” ujar Bernardus Irmanto, Plt. Presiden Direktur PT Vale.

Baca Juga : PT Vale Sabet Dua Penghargaan di AREA 2025 Bangkok

Dalam peresmian ini, sejumlah fasilitas penting diresmikan, di antaranya nursery facility, overpass provinsi dan tunnel, serta penjualan perdana bijih nikel hasil proses first cut Mei 2025.

Nursery ini akan memasok bibit tanaman reklamasi, memperkuat citra Vale sebagai perusahaan tambang yang berwawasan lingkungan.

Proyek IGP Morowali telah menciptakan ribuan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Hal ini pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Morowali.

“Kita berharap keberadaan PT Vale benar-benar berkontribusi terhadap PAD dan memberi peluang kerja serta kemitraan dengan UMKM,” ucap Sekda Morowali, Yusman Mahbub, dalam sambutannya.

Proyek ini dirancang tak hanya untuk memperkuat pasokan nikel industri hilir nasional, tapi juga menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten.

“Kami menjaga keseimbangan produktivitas dan pelestarian lingkungan, serta terus memberdayakan masyarakat lokal,” tegas Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Turun, Tapi Tetap Bukukan Laba Positif

Fase operasi IGP Morowali dijadwalkan berjalan penuh mulai September 2025. Dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, proyek ini diharapkan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.

Tak hanya di Morowali, peringatan HUT ke-57 PT Vale juga digelar serentak di Sorowako dan Pomalaa.

Di Sorowako, kegiatan dipadukan dengan Hari Mangrove Sedunia dan peresmian fasilitas di Sorlim, termasuk penanaman karang di Pasi-Pasi. Sementara di Pomalaa, kerja sama pemberdayaan masyarakat diperkuat lewat MoU dengan Pemkab Kolaka.

“HUT ke-57 ini mencerminkan arah masa depan PT Vale: membangun industri hijau, berkontribusi nyata, dan tumbuh bersama Indonesia,” tutup Bernardus.