Bone

Mulai Pekan Depan, ASN Pemkab Bone Terapkan WFH Setiap Hari Rabu

×

Mulai Pekan Depan, ASN Pemkab Bone Terapkan WFH Setiap Hari Rabu

Sebarkan artikel ini
Mulai Pekan Depan, ASN Pemkab Bone Terapkan WFH Setiap Hari Rabu

BONE, sindosulsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone berencana menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.

Rencananya, kebijakan tersebut akan diberlakukan secara rutin setiap hari Rabu.

Wacana aturan baru ini disampaikan langsung oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, di sela-sela kegiatan retret pejabat lingkup Pemkab Bone.

Kegiatan pembekalan tersebut berlangsung di Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 21 Kawali, Kecamatan Bengo, pada Jumat (24/04/2026).

“Insyaallah kita terapkan setiap hari Rabu bagi ASN lingkup Pemkab Bone mulai pekan depan,” ujar Andi Asman Sulaiman di hadapan para jajarannya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama dari penerapan kebijakan WFH ini adalah untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Langkah tersebut dinilai perlu seiring dengan terus meningkatnya mobilitas harian para ASN dalam menjalankan tugas.

Baca  Pemkab Bone dan DPRD Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 Senilai Rp2,7 Triliun

Pemilihan hari Rabu sebagai waktu pelaksanaan WFH pun diputuskan bukan tanpa alasan.

Bupati Bone menegaskan bahwa jadwal tersebut sengaja diatur di pertengahan pekan agar tidak disalahgunakan menjadi ajang libur panjang akhir pekan oleh para pegawai.

“Kita pilih Rabu, bukan Jumat, karena siapa tahu disalahgunakan libur panjang,” katanya memberikan alasan.

Meski demikian, kebijakan bekerja dari rumah ini tidak akan berlaku secara menyeluruh.

Aturan WFH dikecualikan bagi para pegawai yang bertugas di garda terdepan sektor pelayanan publik, serta bagi para pejabat eselon II di lingkup Pemkab Bone.

Pemerintah Kabupaten Bone sangat berharap kebijakan ini dapat berjalan secara efektif tanpa mengurangi kualitas kinerja pemerintahan, sekaligus mampu mendukung upaya penghematan dan efisiensi energi di daerah tersebut.