SINDOSULSEL.COM, Bone – Pemerintah Kabupaten Bone membuat langkah strategis untuk menuntaskan persoalan air bersih di wilayahnya.
Tidak tanggung-tanggung, investasi awal senilai Rp 200 miliar berhasil didatangkan untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dengan Direktur Utama PT Biosant Tirta Lestari, Vino Hashim.
Prosesi penandatanganan berlangsung di Ruang Gubernur Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Watampone, pada Kamis (12/2/2026).
Masuknya investasi jumbo ini tidak terlepas dari komitmen pasangan “Beramal” (Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin) yang gencar membuka pintu bagi investor luar untuk membangun infrastruktur vital di Bumi Arung Palakka.
Dalam sambutannya, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa kerja sama ini adalah jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat yang mendesak.
Ia menyoroti kondisi debit air yang kian menurun, berbanding terbalik dengan kebutuhan konsumsi warga yang terus meningkat.
“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. MoU ini diharapkan bisa menjawab harapan warga atas ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujar Andi Asman.
Bupati menjelaskan, proyek dengan nilai ratusan miliar ini akan dikerjakan secara bertahap.
Kabar baiknya, investasi ini dipastikan memberi efek domino bagi ekonomi lokal karena akan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat setempat, terutama dalam pengerjaan teknis seperti pemasangan jaringan pipa.
“Kita ingin investasi ini memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Bone, termasuk dari sisi penyerapan tenaga kerja lokal,” tegasnya.
Meski fokus pada infrastruktur, Andi Asman tidak melupakan aspek ekologis.
Ia mengingatkan semua pihak agar pembangunan fisik SPAM harus dibarengi dengan pelestarian alam, salah satunya melalui gerakan tanam pohon untuk menjaga daerah resapan air.
“Jangan sampai pipanya ada, tapi debit air terus berkurang. Kita harus lebih menjaga alam,” pesannya.
Rencananya, layanan SPAM ini tidak hanya terpusat di kota, namun akan diperluas hingga ke tingkat kecamatan guna menjangkau lebih banyak pelanggan.
Sebagai informasi, PT Biosant Tirta Lestari bukanlah pemain baru dalam industri pengolahan air.
Perusahaan ini memiliki rekam jejak mumpuni, termasuk sukses menggarap proyek SPAM di Lhokseumawe, Aceh, dengan nilai investasi mencapai Rp 450 miliar.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut antara lain Penjabat Sekda Bone, Direktur PDAM Bone, para kepala OPD, serta Camat dan Lurah se-Kota Watampone.












