SINDOSULSEL.COM, Jakarta – Nyalanesia, startup pendidikan asal Solo, kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Melalui inovasi yang berdampak luas dan profitable, Nyalanesia meraih gelar Juara 2 pada kompetisi nasional BEKUP (Baparekraf for Startup) 2024 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Startup yang didirikan oleh Lenang Manggala ini telah menjangkau lebih dari 420.000 siswa dan guru di 37 provinsi di Indonesia.
Mereka mendapatkan akses pelatihan bersertifikat hingga sukses menerbitkan karya dalam bentuk buku.
Tidak hanya itu, Nyalanesia juga telah menyalurkan dana pemberdayaan sebesar Rp4,1 miliar kepada siswa, guru, dan penggerak literasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka di dunia pendidikan.
Penghargaan yang diberikan langsung oleh Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti, merupakan bukti nyata bahwa Nyalanesia mampu menggabungkan dampak sosial dengan profitabilitas. Hal ini menjadi indikator penting keberlanjutan perusahaan.
“Dampak sosial dan profit perusahaan seharusnya berjalan beriringan. Penghargaan ini membuktikan bahwa niat baik yang diiringi tata kelola perusahaan yang baik akan menghasilkan kebaikan yang lebih besar,” ujar Lenang Manggala, Founder Nyalanesia.
BEKUP 2024, yang diikuti ribuan startup dari 17 subsektor industri kreatif, memberikan ruang bagi para pelaku bisnis untuk mempresentasikan inovasi mereka di hadapan panel juri.
Panel juri yang terdiri dari para pakar, seperti Indra Jatmiko (VP of Synergy and Innovation PT BNI Moda Ventura) dan Aliyah Natasya (CEO DNA Finance), menilai Nyalanesia sebagai startup yang mampu menciptakan dampak nyata dengan potensi keberlanjutan tinggi.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan optimisme terhadap masa depan startup Indonesia.
“Startup seperti Nyalanesia memiliki potensi besar untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, membawa kreativitas dan inovasi ke panggung global,” ujar Irene.
Sejak pertama kali digelar pada 2016, BEKUP telah menjadi ajang bergengsi bagi startup untuk berkembang dan membawa nama Indonesia ke pasar internasional.
Dengan tema tahun ini, “Fostering Startup Transformation to Build Economic Thrive,” program ini mendukung startup dalam berkontribusi pada perekonomian digital yang menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.
Nyalanesia membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi, pendidikan, dan kreativitas dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menciptakan peluang bisnis berkelanjutan.












