Religi

Panduan Lengkap Sholat Ied: Tata Cara, Rukun, dan Syaratnya

×

Panduan Lengkap Sholat Ied: Tata Cara, Rukun, dan Syaratnya

Sebarkan artikel ini
Panduan Lengkap Sholat Ied: Tata Cara, Rukun, dan Syaratnya

SINDOSULSEL.COM, Religi- Sholat Ied adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilakukan pada pagi hari tanggal 1 Syawal untuk Idulfitri dan tanggal 10 Dzulhijjah untuk Iduladha.

Sholat Ied disunnahkan bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, sebagaimana disebutkan dalam hadits:

“Kami diperintahkan untuk keluar pada hari raya, hingga para gadis pingitan pun diperintahkan untuk keluar. Para wanita haid juga keluar, tetapi mereka menjauhi tempat sholat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tata Cara Sholat Ied

Sholat Ied terdiri dari dua rakaat yang dilakukan tanpa adzan dan iqamah. Berikut tata cara pelaksanaannya:

1. Niat dalam Hati

Setiap ibadah diawali dengan niat, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Takbiratul Ihram

Sholat dimulai dengan takbiratul ihram seperti sholat biasa.

3. Takbir Tambahan

  • Rakaat pertama: Setelah takbiratul ihram, dilakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali.

  • Rakaat kedua: Setelah bangkit dari sujud, dilakukan takbir tambahan sebanyak lima kali.

Hal ini sesuai dengan hadits dari Aisyah:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertakbir pada sholat Idulfitri dan Iduladha, pada rakaat pertama tujuh kali, dan pada rakaat kedua lima kali.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

4. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

  • Rakaat pertama: Setelah takbir tambahan, dianjurkan membaca surat Al-A’la.

  • Rakaat kedua: Setelah takbir tambahan, dianjurkan membaca surat Al-Ghashiyah.

5. Rukuk, Sujud, dan Tasyahud Akhir

Setelah membaca surat, sholat dilanjutkan seperti biasa dengan rukuk, sujud, duduk tasyahud akhir, dan diakhiri dengan salam.

6. Khutbah Setelah Sholat

Setelah sholat selesai, imam menyampaikan khutbah yang berisi pesan-pesan keagamaan. Jamaah disunnahkan untuk mendengarkan khutbah ini dengan khusyuk.

Rukun Sholat Ied

Agar sholat Ied sah, rukun berikut harus dipenuhi:
1. Niat
2. Takbiratul ihram
3. Takbir tambahan (7 kali di rakaat pertama, 5 kali di rakaat kedua)
4. Membaca Al-Fatihah
5. Rukuk
6. Sujud
7. Duduk tasyahud akhir
8. Salam

Syarat Sah Sholat Ied

Agar sholat Ied diterima, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

Pertama, sholat Ied harus dilakukan setelah matahari setinggi satu tombak. Waktu pelaksanaannya dimulai sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit.

Hal ini sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan umat Islam untuk menunggu hingga waktu yang ditentukan sebelum melaksanakan sholat Ied.

Kedua, sholat Ied dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah di lapangan terbuka atau masjid.

Pelaksanaan di lapangan lebih disunnahkan karena sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW dan para sahabat.

Namun, jika ada uzur seperti hujan atau cuaca buruk, sholat Ied dapat dilakukan di dalam masjid atau tempat lain yang memungkinkan.

Ketiga, sholat Ied tidak diawali dengan adzan maupun iqamah. Berbeda dengan sholat lima waktu yang diawali dengan panggilan adzan dan iqamah, sholat Ied langsung dimulai dengan takbiratul ihram.

Hal ini telah dijelaskan dalam berbagai riwayat hadits dan menjadi kesepakatan para ulama.

Sholat Ied merupakan ibadah yang penuh makna dan kebahagiaan.

Dengan memahami tata cara, rukun, dan syaratnya, diharapkan umat Islam dapat melaksanakannya dengan lebih sempurna dan penuh kekhusyukan.