EkobisSidrap

Panen 161 Karung Gabah, Petani Tallumae Bawa Hasil Panen ke Rujab Bupati Sidrap

×

Panen 161 Karung Gabah, Petani Tallumae Bawa Hasil Panen ke Rujab Bupati Sidrap

Sebarkan artikel ini
Panen 161 Karung Gabah, Petani Tallumae Bawa Hasil Panen ke Rujab Bupati Sidrap

SIDRAP, sindosulsel.com – Labandung, petani asal Desa Tallumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, berhasil memanen 161 karung gabah dari lahan seluas 3 hektare.

Sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, ia membawa dua karung gabah hasil panennya ke Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

Kisah keberhasilan panen Labandung menjadi perhatian di media sosial Facebook, Kamis (01/10/2026).

Ia mengaku hasil tersebut tidak lepas dari dukungan dan bantuan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dalam mengatasi persoalan air di persawahan saat musim kemarau.

“Di tengah musim kemarau ini, kami selaku petani sangat khawatir kondisi pertanian kekurangan air. Namun Alhamdulillah, berkat kecepatan dan ketepatan Bapak Bupati membantu kami, persawahan kami pun terselamatkan,” ujar Labandung.

Baca Juga : Kemarau Ancam Sawah di Tellu Limpoe, Bupati Sidrap Upayakan Air dari Danau Sidenreng

Saat datang ke rumah jabatan bupati, Labandung didampingi istri dan Kepala Desa Tallumae.

Baca  Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sidrap Tekankan Disiplin dan Kebersamaan

Selain dua karung gabah, ia membawa hidangan khas nasu palekko atau bebek palekko untuk dinikmati bersama.

Syaharuddin menyampaikan terima kasih atas perhatian tersebut.

Ia mengatakan keberhasilan petani memperoleh hasil panen yang baik sudah menjadi kebanggaan bagi dirinya sebagai kepala daerah.

Baca Juga : Kemarau Panjang, Kodim 1420/Sidrap Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

“Sebenarnya saya selaku pimpinan daerah tidak mengharapkan pemberian seperti ini. Cukup dengan melihat keberhasilan petani kita, itu sudah menjadi kebanggaan besar bagi saya, bahwa kita telah berhasil membantu petani hingga panen dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Syaharuddin.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan air bagi persawahan menjadi prioritas, terutama di tengah tantangan cuaca.

Perhatian tersebut diperlukan agar lahan pertanian tetap terjaga dan petani dapat memperoleh hasil panen yang baik.