Sidrap

Pangdivif 3 Kostrad Puji Ketahanan Pangan Sidrap di Tengah El Nino

×

Pangdivif 3 Kostrad Puji Ketahanan Pangan Sidrap di Tengah El Nino

Sebarkan artikel ini
Pangdivif 3 Kostrad Puji Ketahanan Pangan Sidrap di Tengah El Nino

SIDRAP, sindosulsel.com – Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad Mayjen TNI Wulan Nur Yudhanto mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam menjaga ketahanan pangan di tengah El Nino dan musim kemarau panjang.

Apresiasi tersebut disampaikan Wulan Nur Yudhanto setelah memantau kondisi wilayah Kabupaten Sidrap dari udara bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.

Dari hasil pemantauan, ia mengaku melihat langsung sejumlah kawasan pertanian di Sidrap yang masih tampak hijau meski menghadapi musim kemarau panjang.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat, begini hasilnya kalau pemerintah daerah bekerja pakai hati, hasilnya pun sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Wulan, dari udara terlihat sejumlah kantong air dan mesin pompa yang tersebar di berbagai wilayah untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.

“Saya melihat Sidrap masih hijau di tengah musim kemarau panjang. Saya melihat langsung kantong-kantong air dan mesin-mesin pompa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

Selain kondisi lahan pertanian, ia turut menyoroti keberadaan sejumlah fasilitas pengolahan hasil pertanian yang terlihat di berbagai kecamatan.

“Begitu juga dengan pabrik-pabrik di setiap kecamatan. Dari udara nampak jelas, ada tiga sampai empat pabrik di setiap kecamatan,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan telah memberikan hasil di lapangan.

Wulan juga menyatakan telah menyaksikan secara langsung kondisi pertanian Sidrap, termasuk kemampuan daerah tersebut melakukan panen raya di tengah El Nino.

“Saya sudah buktikan sendiri. Bupati Sidrap tidak pernah bicara bohong, tetapi nyata dan sesuai data. Saya sudah saksikan sendiri bahwa Sidrap di tengah El Nino mampu melakukan panen raya,” tegasnya.

Ia menilai kemampuan Sidrap mempertahankan aktivitas pertanian dan melakukan panen raya di tengah cuaca kering menunjukkan daya tahan sektor pertanian daerah tersebut.

Baca  Rumah Ludes Terbakar, Warga Bilokka Terima Bantuan Langsung dari Bupati Sidrap

“Artinya, Sidrap mampu melawan El Nino,” ujarnya.

Menurut Wulan, keberhasilan menjaga sektor pertanian juga tidak terlepas dari peran pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat.

“Pemerintah daerah hadir di sini karena Bupati Sidrap selalu hadir memimpin dengan hati. Kalau pemerintah daerah memikirkan yang lain, hasilnya pun tidak baik,” katanya.

Ia berharap kondisi pertanian Sidrap yang masih hijau di tengah kemarau dapat terus dipertahankan.

“Wilayah Sidrap, walaupun seluruh wilayah terkena dampak El Nino, tetapi Kabupaten Sidrap masih hijau. Saya berharap mudah-mudahan sampai kapan pun wilayah Sidrap terus hijau,” harapnya.

Wulan turut membandingkan produktivitas pertanian Sidrap dengan sejumlah daerah lain. Menurutnya, terdapat daerah yang hanya menghasilkan sekitar lima hingga enam ton, sementara Sidrap masih mampu mempertahankan produktivitas pertaniannya.

TNI Siap Dukung Ketahanan Pangan Sidrap

Dalam kesempatan tersebut, Wulan menegaskan komitmen TNI untuk mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat, termasuk dalam membantu masyarakat hingga tingkat desa.

“TNI itu harus bekerja sama. Apa pun bentuknya, sekecil apa pun yang bisa kami kerjakan, kami akan kerjakan,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengatakan dukungan tersebut tetap disesuaikan dengan tugas dan kewenangan masing-masing satuan.

“Mungkin tidak bisa dalam skala besar karena kita ada batasan-batasan. Di sini ada kewilayahan yang dipimpin oleh Pangdam, dan itu yang akan bersama pemerintah. Ada anggota kami sampai di desa-desa,” jelasnya.

Ia memastikan TNI akan terus berupaya hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendampingi masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan.

“Harus bekerja sama. Apa pun yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan untuk mendampingi masyarakat,” pungkasnya.