PolitikWajo

Pasangan Calon DBR-Amran SE Peluang Ubah Konstalasi Pilkada di Wajo

×

Pasangan Calon DBR-Amran SE Peluang Ubah Konstalasi Pilkada di Wajo

Sebarkan artikel ini
Pasangan Calon DBR-Amran SE Peluang Ubah Konstalasi Pilkada di Wajo
Foto : Calon Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin dan Calon Wakil Bupati Wajo, Amran SE diprediksi akan berpasangan pada Pilkada 2024 pada november mendatang

WAJO – Kader DPD II Partai Golongan Karya (Golkar), Andi Gusti Makkarodda (AGM) menyiapkan solusi atas kebuntuan komunikasi politik menjelang deklarasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo.

Teranyar AGM akan berupaya menggaet mantan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024, Amran SE. sebagai calon Wakil Bupati untuk berpasangan dengan dr Baso Rahmanuddin pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 november mendatang.

Menurut Andi Gusti, DBR selangkah lagi akan menyelesaikan urusan partai jika komunikasi berjalan baik bersama Amran SE.

“Dalam bulan ini konstalasi politik di wajo akan berubah derastis. Saya menyarankan agar Amran SE menerima tawaran menjadi calon Wakil Bupati itu bersama DBR dari pada menghabiskan waktu mengurus partai yang sampai saat ini belum jelas,” ujarnya, Kamis (9/5/2024).

Sejauh ini, santer disebut Amran Mahmud dan Amran SE akan kembali berpasangan dalam Pilkada 2024 untuk periode kedua.

Namun sampai detik ini Amran Mahmud selaku ketua DPD PAN belum melakukan deklarasi pasangan bersama Amran SE. Padahal dalam berbagai group WhatsApp telah beredar flayer yang menyatakan akan melakukan deklarasi pada 1 Mei 2024.

“Hal tersebut dinilai sebagai sinyal jika Pammase (Amran Mahmud- Amran SE) tidak mampu menggaet partai politik sebagai tandem dalam mencukupkan kursi PAN untuk mengusung pasangan calon,” katanya

“DBR juga masih konsisten untuk tetap di jalur rel sebagai Calon Bupati. Kami juga memprediksi hasil survei DBR berpasangan dengan Amran SE cukup signifikan dalam jalur kemenangan,” tambahnya

Baca Juga : https://sindosulsel.com/ketua-kadin-wajo-punya-kans-besar-berpaket-dengan-andi-rosman/

Bahkan mantan anggota DPRD Wajo periode 2014-2019 mengajak dan membuka ruang seluas-luasnya kepada sejumlah partai untuk bergabung dalam tim untuk memenangkan DBR dan Amran SE.

“Begitu juga dengan Amran Mahmud, jika gagal maju kembali sebagai calon Bupati maka tentu di internal golkar tidak keberatan menyiapkan posisi strategis untuk beliau sebagai Ketua Tim Pemenangan DBR-Amran SE,” bebernya

Andi Gusti juga menggaransi pasangan DBR-Amran SE tidak akan menganut sistem oligarki untuk mengusung pasangan calon.

“Kami akan menghilangkan tradisi oligarki. Bupati dan Wakilnya harus punya kewenangan full memimpin dan tidak dikuasai oleh oknum-oknum tertentu,” tandasnya

(*)