SINDOSULSEL.COM, Luwu – Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Patahudding – Muhammad Dhevy Bijak, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk bantuan bibit kakao tahun 2025.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Moch Arsal Arsyad, kepada sindosulsel.com menyampaikan bahwa program prioritas pembangunan daerah Kabupaten Luwu 2025–2029 yang tertuang dalam visi dan misi Patahudding – Dhevy berjalan baik.
Menurut Arsal, visi Luwu Unggul, Berkarakter, dan Berbasis Agribisnis menjadi landasan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Patahudding – Dhevy.
Dalam kerangka itu, program prioritas Pelopor Kedaulatan Pangan: “Luwu Mappatuwo” mulai dijalankan tahun ini.
“Salah satunya melalui penataan bibit pertanian, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Tahun ini Pemkab Luwu akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit kakao,” ujar Arsal.
Ia menegaskan, Pemkab Luwu terus berupaya meningkatkan produksi kakao sekaligus mengembalikan kejayaan kakao di daerah tersebut.
Terkait anggaran dan jumlah bibit, Arsal menyebut program ini melekat pada OPD terkait, yakni Dinas Pertanian.
Secara terpisah, Sub Koordinator Analis Pasar Bidang Perkebunan, Nursyamsi, menyampaikan bahwa Pemkab Luwu melalui APBD 2025 telah menganggarkan Rp2 miliar untuk pengadaan bibit kakao.
“Kita sudah anggarkan pengadaan 127 ribu bibit kakao untuk 130 hektare melalui APBD. Selain itu, ada juga bibit durian dan alpukat,” jelas Nursyamsi, Kamis (25/9/2025).
Ia menambahkan, bibit kakao yang akan disalurkan terbagi dalam dua klon atau varietas. Pembagian bibit dilakukan berbasis orang, bukan kelompok.
“Kemarin rencananya pembagian 400 pohon per orang untuk setengah hektare. Namun karena jumlah pemohon cukup besar, kita turunkan menjadi 200 pohon untuk seperempat hektare,” ungkapnya.
Selain bibit kakao, Pemkab Luwu juga menyalurkan bibit durian dan alpukat yang akan ditanam di sela-sela pohon kakao.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, luas kebun kakao yang ada di daerah ini mencapai 27 ribu hektare yang tersebar di berbagai wilayah.












