Luwu

Pemkab Luwu Siap Kembangkan Kawasan UMKM Pelabuhan Tadette

×

Pemkab Luwu Siap Kembangkan Kawasan UMKM Pelabuhan Tadette

Sebarkan artikel ini
Pemkab Luwu Siap Kembangkan Kawasan UMKM Pelabuhan Tadette
Rapatkan rencana pengembangan kawasan UMKM di Pelabuhan Taddette, di Kantor Bappelitbangda.(Chaeruddin)

SINDOSULSEL.COM, Luwu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu mulai merapatkan rencana pengembangan kawasan UMKM Pelabuhan Taddette, di Kantor Bappelitbangda, Kamis, (2/5/2024).

Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad, memaparkan peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam proses pengembangan kawasan tersebut.

“Pengembangan UMKM di kawasan Pelabuhan Taddette, peluangnya, tingginya jumlah pengunjung kawasan Pelabuhan Taddette pada waktu sore hari, daya tarik panorama laut, daya tarik pemandangan matahari terbenam,” sebutnya.

Arsal menambahkan, dalam upaya pengembangan kawasan ini juga ada beberapa kendala yang harus dibahas bersama dengan melibatkan sejumlah OPD dan pihak terkait.

“Tantangan kita, adanya keterbatasan sarana dan prasarana penunjang seperti ketersediaan layanan air bersih, jaringan listrik,, ketersediaan layanan persampahan,” sebutnya.

“Tantangan selanjutnya ketersediaan sarana perdagangan, dukungan stakeholder terkait juga sangat dibutuhkan,” lanjut Arsal.

Baca juga : Pegiat Digital Content Entrepreneur Harap UMKM Indonesia Bisa Naik Kelas

Rencana pengembangan kawasan UMKM Pelabuhan Taddette, akan membangun ratusan stand dan kios permanen dengan luas kawasan pengembangan sekira 1.000 meter persegi.

“Harapan Pak Bupati, kawasan ini bisa segera terwujud dalam waktu dekat sehingga lahir dan tumbuh kawasan ekonomi baru bagi masyarakat khususnya pengembangan UMKM,” tambahnya.

Hadir dalam rapat ini, Kepala Dinas Perdagangan, Ruslang, Sekretaris DLH, Sekretaris Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas UMKM, PLN, PDAM Luwu, Kecamatan Belopa dan Kepala Desa Senga Selatan, Ahmad Arfah.

“Kami sangat berterimakasih dan mudah-mudahan pengembangan ini bisa berjalan sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat kami,” kata Kepala Desa Senga Selatan, Ahmad Arfah.

“Sebenarnya sebagian sudah ada pelaku UMKM punya gerobak di Pelabuhan Taddette, tetapi berjalan hanya satu dan dua bulan, karena pertama, listrik belum ada, tidak adanya air bersih. Kami yakin kalau betul dilaksanakan kegiatan ini sangat potensi sekali untuk pengembangan UMKM, asalkan memenuhi kendala tadi, termasuk penanggulangan sampah,” lanjutnya.

“Dibutuhkan konsep agar kawasan ini bisa berkelanjutan agar tidak bernasib seperti kawasan Industri UMKM Barambing,” tambah Sekretaris Dinas Perhubungan, Zulkarnaim. Terkait rencana ini, pihak PLN juga bersedia memberikan jaringan listrik untuk mendukung suksesnya pengembangan kawasan tersebut.

Baca juga berita di Google News