SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui program “listrik masuk sawah.”
Kolaborasi ini dibahas dalam pertemuan antara Penjabat Bupati Sidrap, Idham Kadir Dalle, dan Manajer PLN UP3 Parepare, Muhammad Taufik, pada Sabtu (4/1/2025) di Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.
Pada kesempatan tersebut, PLN memaparkan beberapa program unggulan, termasuk diskon 50 persen untuk pelanggan listrik berdaya 2.200 VA ke bawah dan dukungan terhadap sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture, seperti pompanisasi untuk irigasi sawah.
Program ini juga sejalan dengan visi Bupati Sidrap terpilih, Syaharuddin Alrif, yang menjadikan “listrik masuk sawah” sebagai salah satu program prioritasnya.
Penjabat Bupati Sidrap, Idham Kadir Dalle, memberikan apresiasi atas inisiatif PLN dalam mendukung masyarakat.
“Program diskon 50 persen untuk listrik ini sangat membantu meringankan beban masyarakat. Saya juga berharap program listrik masuk sawah dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Sidrap,” ungkapnya.
Manajer PLN UP3 Parepare, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa diskon 50 persen diberikan kepada pelanggan prabayar dan pascabayar.
“Untuk pelanggan prabayar, token senilai Rp100 ribu dapat dibeli dengan harga Rp50 ribu. Sementara itu, bagi pelanggan pascabayar, diskon akan diterapkan pada tagihan bulan berikutnya,” terang Taufik.
Ia juga menegaskan komitmen PLN untuk mendukung sektor pertanian melalui program “listrik masuk sawah”.
Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program ini.
“Diskon diberikan secara otomatis kepada pelanggan tanpa pendaftaran. Jika membutuhkan informasi, silakan hubungi contact center PLN melalui WhatsApp 08777-11-12-123 atau kunjungi unit PLN terdekat,” imbuhnya.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Basra, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Program “listrik masuk sawah” diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Sidrap.












