SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap turut ambil bagian dalam webinar nasional bertema mitigasi risiko gagal panen akibat dampak perubahan iklim, yang diselenggarakan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian pada Kamis (12/06/2025).
Bupati Sidrap diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Siara Barang, mengikuti kegiatan tersebut dari ruang kerja Bupati Sidrap, lantai III Kantor Bupati, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.
Ia didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Kabag Ekonomi Rimba, Kabid Tanaman Pangan Arief Gunawan, Kabid Penyuluhan Muhammad Zainal, dan Kabid Sarana dan Prasarana Suriyanto.
Direktur Utama PT Jasindo, Andy Samuel, dalam paparannya menekankan pentingnya program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai langkah strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.
“Selain memberikan perlindungan kepada petani dari risiko gagal panen, program ini juga mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Andy.
Sejak diperkenalkan pada 2015, AUTP telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 9,1 juta petani dengan cakupan 5,8 juta hektare lahan.
Total klaim yang telah dibayarkan mencapai Rp771 miliar.
Andy juga menyinggung tantangan global berupa meningkatnya frekuensi bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan badai ekstrem sebagai dampak dari perubahan iklim.
Menjawab tantangan tersebut, Jasindo kini mengembangkan sistem digital berbasis teknologi geospasial, geotagging, dan remote sensing, bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Inovasi ini sedang diuji coba di sejumlah wilayah, dan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program perlindungan pertanian,” jelasnya.
Webinar ini turut diikuti oleh para kepala daerah dan perwakilan instansi dari seluruh Indonesia. Di akhir kegiatan, Andy berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat demi menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional.












