PendidikanSidrap

Perkuat Mutu Pendidikan, UMS Rappang Gelar Pendampingan Penyusunan Modul bagi Dosen

×

Perkuat Mutu Pendidikan, UMS Rappang Gelar Pendampingan Penyusunan Modul bagi Dosen

Sebarkan artikel ini
Perkuat Mutu Pendidikan, UMS Rappang Gelar Pendampingan Penyusunan Modul bagi Dosen

SINDOSULSEL.COM, Sidrap – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar kegiatan pendampingan penyusunan modul mata kuliah bagi dosen pengampu Program Studi Kewirausahaan.

Kegiatan akademik ini dilaksanakan secara luring pada Rabu (04/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 5 tersebut menghadirkan Rektor UMS Rappang, Prof. Jamaluddin Ahmad, sebagai narasumber utama.

Pendampingan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, sekaligus sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran di lingkungan kampus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta perwakilan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UMS Rappang.

Dalam pemaparannya, Prof. Jamaluddin Ahmad menegaskan bahwa modul mata kuliah merupakan salah satu komponen penting dalam menjamin kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.

“Modul mata kuliah yang disusun secara sistematis akan membantu dosen dalam menyampaikan materi secara terarah, sekaligus memudahkan mahasiswa memahami substansi pembelajaran,” ujarnya.

Baca  UMS Rappang Gelar Technical Meeting English Competition 2026

Ia juga menambahkan bahwa penyusunan modul mata kuliah perlu diselaraskan dengan kebijakan terbaru pemerintah.

Kebijakan yang dimaksud khususnya adalah Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 yang menekankan pada penguatan mutu pembelajaran di perguruan tinggi.

Melalui kegiatan pendampingan ini, para dosen mendapatkan arahan komprehensif mengenai struktur penyusunan modul, pengembangan materi pembelajaran, hingga metode evaluasi yang mendukung capaian pembelajaran lulusan.

Kegiatan pun berlangsung secara interaktif dengan diisi diskusi dan konsultasi antara peserta dan narasumber.

Topik diskusi berfokus pada pengembangan modul mata kuliah yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja masa kini.

Ke depannya, UMS Rappang berharap kegiatan pendampingan ini dapat memperkuat kapasitas dosen dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berkualitas, guna mendukung peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di perguruan tinggi tersebut.