SINDOSULSEL.COM, Makassar – Ratusan kader Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Aksi protes yang berlangsung pada Kamis (16/04/2026) tersebut digelar secara khusus untuk merespons pemberitaan Majalah Tempo yang ramai diperbincangkan publik dalam beberapa hari terakhir.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, turun langsung memimpin jalannya unjuk rasa tersebut.
Dengan mengenakan atribut khas Partai NasDem, para kader tampak kompak menyuarakan aspirasi dan protes mereka.
Dalam orasinya, Syaharuddin menyebutkan bahwa aksi demonstrasi ini dilakukan secara serentak oleh seluruh elemen kader NasDem di berbagai wilayah di Indonesia.
Ia menyerukan pentingnya menjaga marwah partai serta melawan narasi media yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Pada kesempatan itu, ia juga membacakan langsung pernyataan sikap partai dalam merespons pemberitaan tersebut.
Melalui dokumen resmi bertajuk “Melawan Framing Menyesatkan, Menjaga Martabat Demokrasi”, DPW NasDem Sulawesi Selatan menilai bahwa narasi yang dikembangkan oleh majalah tersebut telah melampaui batas kritik wajar dan cenderung menggiring opini publik secara sepihak.
Syaharuddin menegaskan bahwa partainya sama sekali tidak anti terhadap kritikan. Namun, ia menolak keras setiap bentuk manipulasi persepsi yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi politik.
Lebih lanjut, DPW NasDem Sulawesi Selatan juga mengecam keras narasi yang menyamakan partai politik dengan sebuah korporasi.
Hal tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap jalannya demokrasi serta pengerdilan makna partai sebagai instrumen representasi rakyat.
“Kebebasan pers harus dijalankan dengan tanggung jawab moral. Kritik harus berbasis fakta dan tidak dibangun di atas spekulasi yang menyesatkan,” tegas Syaharuddin di sela-sela aksi demonstrasi.
Pihak NasDem turut mendesak adanya klarifikasi secara terbuka serta evaluasi mendalam terhadap produk jurnalistik yang dianggap telah melampaui batas etika tersebut.
Sebagai langkah lanjutan, seluruh kader NasDem di Sulawesi Selatan diinstruksikan untuk segera melakukan konsolidasi gerakan sebagai bentuk perlawanan moral terhadap narasi yang dinilai tidak adil.
“DPW NasDem Sulsel juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi, agar demokrasi tetap berjalan sehat dan tidak terdistorsi oleh opini yang tidak berdasar,” tambah Syaharuddin yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Sidrap.
Berdasarkan pantauan di lokasi, selama aksi demonstrasi berlangsung, para simpatisan dan kader tampak membentangkan sejumlah spanduk yang memuat tuntutan dan pernyataan sikap partai.
Turut hadir dalam unjuk rasa tersebut sejumlah anggota Fraksi NasDem dari DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar.
Kehadiran para legislator yang bergabung bersama kader di jalanan ini semakin memperkuat pesan soliditas internal partai dalam merespons isu yang tengah berkembang.












