BONE, sindosulsel.com – Kepolisian Resor (Polres) Bone melaksanakan pengamanan, pemantauan arus lalu lintas, dan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bone pada Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk mencegah kemacetan, antrean panjang, penyalahgunaan BBM, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pengamanan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bone Nomor Sprin/961/VIII/OPS.4.5/2026.
Kabag Ops Polres Bone Kompol Amir Mahmud mengatakan, pengamanan dilaksanakan secara serentak di 21 titik SPBU yang tersebar di wilayah hukum Polres Bone.
Lokasi tersebut meliputi SPBU Ahmad Yani, SPBU Palakka, SPBU Biru, SPBU Cabalu, SPBU Cellu, SPBU Agus Salim, SPBU Karella Lapawawoi, SPBU Palanga, SPBU Ulaweng, SPBU Lamuru, dan SPBU Karella Mare.
Baca Juga : Satlantas Polres Bone Sosialisasikan Traffic Attitude Record kepada Komunitas Ojol
Pengamanan juga dilakukan di SPBU Bojo Kajuara, SPBU Lompu Kajuara, SPBU Labombo Libureng, SPBU Bance’e Libureng, SPBU Kahu, SPBU Dua Boccoe, SPBU Lapri, SPBU Cina, SPBU APMS Pattiro Bajo, dan SPBU Tokaseng.
“Peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan pengisian BBM menimbulkan antrean di dalam maupun di sekitar area SPBU. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kelancaran arus lalu lintas, khususnya apabila antrean kendaraan meluber hingga ke badan jalan,” ujar Kompol Amir Mahmud.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus kendaraan, mengarahkan antrean agar tetap tertib, serta memantau kendaraan yang keluar dan masuk area SPBU.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan dan perselisihan antarpengguna jalan.
Baca Juga : Polres Bone Kenalkan Sistem Pencatatan Perilaku Pengendara
Selain mengatur arus lalu lintas, personel mengawasi proses pelayanan dan antrean konsumen untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung tertib serta sesuai dengan ketentuan.
Pengawasan juga dilakukan untuk mengantisipasi indikasi pembelian berulang, penggunaan wadah yang tidak semestinya, dan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kompol Amir Mahmud menegaskan bahwa secara umum kegiatan pengamanan di seluruh SPBU yang menjadi sasaran berlangsung aman, tertib, dan lancar.












