Luwu

PT BMS Turunkan Excavator dan Mobil Tangki Bantu Penanganan Bencana di Bua

×

PT BMS Turunkan Excavator dan Mobil Tangki Bantu Penanganan Bencana di Bua

Sebarkan artikel ini
PT BMS Turunkan Excavator dan Mobil Tangki Bantu Penanganan Bencana di Bua
Excavator milik PT BMS menuju lokasi longsor.(Chaeruddin)

SINDOSULSEL.COM, Luwu – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana dengan menurunkan satu unit excavator dan mobil tangki air bersih untuk membantu penanganan longsor dan banjir di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Jumat (30/5/2025).

Excavator milik PT BMS tiba di lokasi sekitar pukul 11.50 WITA dan langsung dikerahkan untuk membersihkan material longsor di Desa Tiromanda dan Dusun Mengkudu, Desa Posi, usai salat Jumat.

Selain alat berat, PT BMS juga mengoperasikan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada warga di sembilan desa yang terdampak banjir.

“Ini bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang terdampak bencana,” ujar Andi Agung, perwakilan Divisi Legal PT BMS, kepada sindosulsel.com.

Langkah cepat PT BMS mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Camat Bua, H. Satti Latief, menyampaikan terima kasih atas partisipasi perusahaan dalam membantu percepatan penanganan bencana.

“Terima kasih kami ucapkan kepada manajemen PT BMS atas bantuan excavator dan air bersih yang sangat membantu masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat berarti dalam kondisi darurat seperti sekarang,” ujarnya.

Baca  Peduli Kebutuhan Air Bersih, Polres Bone dan Bhayangkari Revitalisasi Sumur Bor Masjid Tafadal

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Bua pada Jumat dini hari menyebabkan banjir yang merendam sembilan desa dan memicu longsor di sejumlah titik, termasuk Desa Tiromanda dan Desa Posi.

Berdasarkan pantauan sindosulsel.com, terdapat sedikitnya lima titik longsor. Dua di antaranya menutup akses jalan yang menghubungkan Desa Tiromanda dan Desa Posi.

Longsor terparah terjadi di perbatasan timur kedua desa tersebut, sementara satu titik lainnya berada di Dusun Bengkudu, Desa Posi.

Sekitar pukul 11.10 WITA, warga bersama aparat TNI dan Polri bergotong-royong membersihkan material longsor secara manual menggunakan alat seadanya.

“Longsor di Dusun Mengkudu juga menutup akses penting yang menghubungkan Desa Posi dengan Kelurahan Sendana, Kota Palopo,” kata Maskur Arsyad, anggota Tagana Luwu.

Pembersihan material longsor di Dusun Mengkudu dimulai sekitar pukul 13.35 WITA, dengan bantuan excavator dari PT BMS, guna mempercepat proses pembukaan akses jalan yang tertutup.