Makassar

Rektor UMI Prof. Hambali Apresiasi Polri dan Dorong Reformasi Humanis

×

Rektor UMI Prof. Hambali Apresiasi Polri dan Dorong Reformasi Humanis

Sebarkan artikel ini
Rektor UMI Prof. Hambali Apresiasi Polri dan Dorong Reformasi Humanis

SINDOSULSEL.COM, Makassar – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof. Hambali Thalib, Guru Besar Hukum Pidana, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas kesigapan, ketegasan, dan kesabaran dalam menghadapi dinamika sosial yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, aspirasi rakyat yang disampaikan mahasiswa, buruh, pengemudi ojek online, maupun pelajar merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin konstitusi.

Namun, Prof. Hambali mengingatkan adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menunggangi gerakan tersebut hingga berujung tindakan anarkis yang merugikan masyarakat dan menelan korban jiwa.

“Aspirasi rakyat adalah bagian dari kehidupan demokrasi. Tetapi tindakan anarkis jelas tidak mencerminkan semangat demokrasi dan tidak dapat dibenarkan oleh hukum,” tegas Prof. Hambali.

Ia menilai langkah Polri dalam mengungkap aktor-aktor di balik kerusuhan merupakan wujud tanggung jawab negara dalam menegakkan hukum, sekaligus menjaga agar suara rakyat yang murni tidak ternodai kepentingan destruktif.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Warnai Wisuda UMI, Dari Yatim Piatu hingga Tunanetra

Sebagai akademisi dan pakar hukum pidana, Prof. Hambali menekankan pentingnya momentum ini sebagai bahan evaluasi bagi Polri untuk meningkatkan SOP dan kapasitas personel dalam menangani aksi unjuk rasa.

Baca  Prabowo Lantik Pimpinan Baru Polri di Istana Negara

Penanganan tersebut, menurutnya, harus tetap berlandaskan nilai Hak Asasi Manusia (HAM) serta standar kepolisian modern.

“Reformasi kepolisian dengan pendekatan persuasif, humanis, dan berkeadilan adalah agenda mendesak. Kita mendambakan Polri yang menunjukkan jati diri sebagai polisi sipil yang dekat dan dicintai rakyat, sebagaimana amanat reformasi 1998,” ujarnya.

Prof. Hambali juga menyerukan agar Polri terus memperkuat perannya sebagai penjaga hukum, pelindung masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa.

Dengan demikian, Polri akan semakin dipercaya publik dan berkontribusi dalam membangun demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat.

Di akhir pernyataannya, Rektor UMI ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh pihak yang ingin merusak fondasi kebangsaan.

“Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” tutup Prof. Hambali.