Sidrap

Remaja 15 Tahun Asal Ajubissue Tewas Tenggelam di Wisata Air Terjun Pattumba Sidrap

×

Remaja 15 Tahun Asal Ajubissue Tewas Tenggelam di Wisata Air Terjun Pattumba Sidrap

Sebarkan artikel ini
Remaja 15 Tahun Asal Ajubissue Tewas Tenggelam di Wisata Air Terjun Pattumba Sidrap

SIDRAP, sindosulsel.com – Seorang remaja berusia 15 tahun bernama Hilal Hibatullah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan Taman Wisata Air Terjun Sungai Pattumba, Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Minggu (19/7/2026).

Peristiwa tragis tersebut sempat terekam kamera pengunjung yang kemudian viral di media sosial.

Dalam sebuah rekaman itu terlihat kepanikan pengunjung dan warga yang berupaya mencari korban di sekitar aliran sungai dan air terjun.

Korban diketahui merupakan warga Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, anak dari pasangan Asrul dan keluarga.

Pengelola Taman Wisata Air Terjun Sungai Pattumba, Muhlis, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi sindosulsel.com.

Menurut Muhlis, insiden terjadi sekitar pukul 12.50 WITA. Sebelum tenggelam, korban bersama sejumlah temannya berenang mendekati area air terjun yang memiliki arus cukup deras dan kedalaman yang berbahaya.

“Korban bersama teman-temannya sudah ditegur hingga tiga kali oleh petugas yang berjaga agar tidak mendekati titik yang berbahaya,” ujar Muhlis.

Baca  Dugaan Pungli Rp100 Ribu Warnai Perkemahan Pramuka di Pitu Riase Sidrap

Namun, lanjutnya, korban dan teman-temannya tetap berenang menuju area yang dikenal memiliki arus kuat.

Berdasarkan keterangan salah seorang teman korban, Hilal diketahui tidak terlalu mahir berenang.

“Menurut keterangan temannya, korban tidak pintar berenang. Saat berada di titik arus berbahaya, korban akhirnya tenggelam,” jelasnya.

Setelah korban dilaporkan hilang di dalam air, warga dan pengunjung bersama-sama melakukan pencarian dengan cara menyelam di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, korban berhasil ditemukan dan segera dievakuasi ke daratan.

Warga sempat memberikan pertolongan darurat sebelum korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama yang memiliki aliran sungai dan arus deras.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut terkait insiden tersebut.