SINDOSULSEL.COM, Palopo – Sosialisasi Operasi Mandiri Kewilayahan Keselamatan Pallawa 2025 memasuki hari ke-8 dan berlangsung di RSUD Sawerigading Palopo.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pegawai rumah sakit serta dipimpin oleh Kanit Kamsel Polres Palopo, Aiptu Yulius Sappa, bersama sejumlah personel Satuan Lalu Lintas, Senin (17/2/2025).
Dalam sosialisasi ini, Yulius menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, termasuk tenaga kesehatan di rumah sakit, terhadap operasi keselamatan berlalu lintas.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, memahami pentingnya keselamatan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pegawai RSUD agar lebih disiplin dalam berkendara, mulai dari melengkapi surat kendaraan hingga menaati rambu lalu lintas.
Selain itu, sosialisasi ini juga mencakup edukasi tentang Tilang Elektronik (ETLE) yang kini digunakan untuk menindak pelanggaran lalu lintas.
“Penindakan pelanggaran kini berbasis teknologi, di mana pelanggaran akan terdeteksi melalui kamera ETLE atau dokumentasi petugas yang bertugas di lapangan,” jelasnya.
Selain itu, Yulius mengimbau kepada para pegawai rumah sakit yang memiliki anak agar tidak membiarkan mereka terlibat dalam balapan liar yang berbahaya.
“Balapan liar tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Kami harap para orang tua dapat lebih mengawasi anak-anaknya,” tambahnya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara, menekan angka pelanggaran lalu lintas, serta mengurangi risiko kecelakaan di Kota Palopo.












