SINDOSULSEL.COM, Makassar – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Ikhlas Polres Sidrap, binaan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sidrap.
Para santri ini berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada ajang Lomba Azan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) tahun 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, santri bernama Ahmad Fahriansyah As’ad sukses merebut gelar Juara 1 dan berhak atas hadiah utama berupa paket ibadah umrah. Sementara itu, rekannya, Muhammad Syawal Pratama, menyusul di posisi Juara 2 dan membawa pulang hadiah berupa satu unit motor listrik.
Keberhasilan memborong dua posisi terbaik ini tidak hanya menjadi capaian luar biasa bagi TPQ Al-Ikhlas Polres Sidrap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap.
Prosesi penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan di Aula Mappaoudang Polda Sulawesi Selatan pada Selasa (10/03/2026). Hadiah prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan bersama Kapolda Sulawesi Selatan.
Acara penyerahan penghargaan ini terasa semakin istimewa dan berlangsung dalam suasana khidmat karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Nuzululquran 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sidrap, Dian Fantry, turut hadir mendampingi para santri dalam prosesi tersebut.
AKBP Fantry Taherong menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa yang diraih anak didiknya.
“Kami berharap santri TPQ Al-Ikhlas Polres Sidrap dapat memberikan manfaat dan menjadi contoh positif bagi anak-anak lainnya serta masyarakat sekitar. Semoga pembinaan ini terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya mencintai Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan disiplin sejak dini,” ujar AKBP Fantry Taherong.
Torehan prestasi di tingkat provinsi ini diyakini semakin memperkuat citra Kabupaten Sidrap sebagai daerah religius yang dikenal sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an dan lumbung ulama di Sulawesi Selatan.












