MAKASSAR – Tiga kabupaten di Sulawesi Selatan menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan Pemilihan Umum 2024. Yakni, Kabupaten Kepulauan Selayar, Pangkep dan Luwu Utara.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi, berharap tidak ada kendala pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) mulai pada hari H hingga selesai perhitungan.
“Insya Allah, semua sudah dikomunikasikan, finalnya tinggal kita berdoa kepada Sang Maha Khalik,” harapnya. Kendati demikian, lanjut Andi Rian, khusus peta kendala sudah teratasi meskipun memang ada tiga daerah yang memiliki medan penyaluran logistik yang cukup sulit dan berjauhan.
“Semuanya kita amankan, tetapi ada tiga kabupaten yang kita anggap perlu perhatian khusus. Khususnya pengantaran dan pengembalian logistik, ini berdasarkan kondisi geografis, yang pertama Kabupaten Selayar, kedua Kabupaten Pangkep dan ketiga Kabupaten Luwu Utara,” tuturnya.
“Alhamdulillah tadi saya juga masih ketemu dengan teman-teman KPU, mereka melaporkan bahwa semuanya sudah sampai di kabupaten tersebut dan disuplai ke kecamatan-kecamatan,” lanjutnya.
Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar Dzikir dan Doa Kebangsaan, di Masjid 99 Kubah Asmaul Husna, Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI), Senin, 12 Februari 2024.
Dzikir dan Doa Kebangsaan ini untuk menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) aman dan damai. Hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam IX Hasanuddin, Kajati Sulsel, Wali Kota Makassar, Penjabat Ketua TP PKK Sulsel, Ketua TP PKK Kota Makassar, tokoh agama dan tokoh masyarakat Sulsel.
Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif mengatakan, tanggal 14 Februari yang akan datang merupakan implementasi dari sila keempat Pancasila.
“Maka seluruh elemen bangsa mari memanfaatkan ini, untuk ber-fastabiqul khairat atau berlomba-lomba. Bapak-bapak tentara mendampingi Bapak polisi untuk mengamankan kotak suara. Kemudian Bapak Gubernur, ASN, menjamin akan pelaksanaan dengan baik. Semua termasuk mubaligh. Politik ini jangan baper, mari kita tetap menjunjung nilai-nilai kita sebagai orang Bugis,” pungkasnya.
Baca juga berita di Google News












