SINDOSULSEL.COM, Luwu – Penjabat (Pj) Bupati Luwu, Muhammad Saleh, menerima silaturahmi para kepala desa di Luwu untuk yang kesekian kalinya, Senin, (3/6/2024).
Hadir, mendampingi 207 kepala desa, Kepala DPMD Luwu, Kasmaruddin dan Ketua APDESI Luwu, Suradi. Dalam pertemuan tersebut, Pj Bupati Luwu, menyampaikan sejumlah pesan.
“Kita hadir di tempat ini untuk silaturahmi. Saya bagian dari keluarga besar kepala desa, karena saya juga sampai saat ini adalah Kepala DPMD Sulsel yang diberi tugas tambahkan untuk mengawal masa transisi pemerintahan di Luwu,” ujarnya mengawali sambutannya.
Muhammad Saleh, mengatakan bagaimana pun ia tidak bisa lepas dari urusan kepala desa. Olehnya itu, ia berharap setiap saat ada kepala desa yang berdiskusi dengannya di rumah jabatan Bupati Luwu.
“Saya berharap ada kepala desa setiap hari berdiskusi tentang desa dengan saya sambil minum kopi. Kita jadikan rumah jabatan ini sebagai rumah bersama kita,” ujarnya.
Baca juga : DPMD Optimis Pencairan Tahap Satu Dana Desa Selesai Sebelum Lebaran
Diungkapkan Muhammad Saleh, semua program strategis pengembangan desa Pemprov Sulsel semua masih menjadi tanggungjawabnya sehingga dirinya tidak bisa lepas dari kegiatan para kepala desa.
Dalam kurun waktu 3 bulan atau hampir 100 hari bertugas di Luwu, Muhammad Saleh, mengakui ada beberapa tantangan yang mesti hadapi dengan melibatkan para kepala desa sebagai ujung tombak pemerintah, untuk membangun Kabupaten Luwu.
“Beberapa bulan terakhir kita diuji oleh Allah SWT dengan pelbagai bencana. Dengan kekompakan seluruh pihak, kita di Luwu bisa kita tangani bencana tersebut. Mensos, Kepala BNPB, Gubernur Kapolda, Pangdam, Panglima Angkatan Udara, Panglima Angkatan Laut, hadir semua di Luwu,” ujarnya.
Ia menyampaikan,120 hari ke depan, terhitung 2 Juni 2024 adalah proses transisi pemulihan pasca bencana.
“Kemarin kami sudah koordinasi dengan BNPB dan Sekjen Kemensos. Kamis pekan ini, Insyaallah, kami akan diterima Ibu Mensos, kami akan meminta dukungan rehabilitasi rumah para korban longsor dan banjir,” sebut Saleh.
“Mari kita bangkit bersama, satukan tekad dan bersatu untuk mengawal proses pemilihan pasca bencana,” serunya.
Baca juga : DPMD Optimis Pencairan Tahap Satu Dana Desa Selesai Sebelum Lebaran
Dalam pertemuan ini, Pj Bupati Luwu, juga mengingatkan para kepala desa mempercepat serapan anggaran dana desa. Dengan demikian, proses pembangunan akan berjalan cepat dan akan menjadi acuan penilaian kinerja pimpinan.
“Percepatan serapan anggaran dana desa juga berdampak pada penanganan inflasi di daerah. Dengan percepatan serapan anggaran dana desa berarti perputaran ekonomi masyarakat berjalan, ini juga menjadi indikator penilaian pimpinan untuk kita mendapatkan insentif,” ujar Saleh.
Di Samping itu, Pj Bupati Luwu, juga meminta dilakukan tata kelola keuangan desa lebih baik.
“Saya sudah perintahkan DPMD agar secepatnya memproses tahap 2 ADD dan tahap 2 pencairan dana desa. Karena ini juga terkait penanganan inflasi di Luwu. Saya kira prosesnya jangan dipersulit namun tidak melanggar norma dan kaidah yang benar sesuai koridor aturan dan pertanggungjawaban yang baik dan proses administrasi yang baik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Pj Bupati Luwu, juga membahas terkait revisi ke 2 UU Desa nomor 3 tahun 2024.
“Saya ucapkan selamat para kepala desa yang telah mendapat penambahan masa bakti selama 2 tahun dan segera kita tindak lanjuti. Yakini, tidak ada kepala desa yang dirugikan dan kami akan proses sesuai aturan,” tegasnya.
Ia menambahkan, dalam RKPD 2025 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, telah masukan usulan anggaran perbaikan tunjangan penghasilan. “Insyaallah, gubernur yang terpilih nanti akan merestui,” kuncinya, disambut tepuk tangan para kepala desa yan hadir.
Baca juga : APDESI Sulsel Dukung Program Prioritas Gubernur Sulsel
Kepala DPMD Luwu, Kasmaruddin, melaporkan, bersama sejumlah kepala desa dan anggota DPRD Luwu, telah melakukan konsultasi terkait revisi ke 2 UU Desa nomor 3 tahun 2024.
Kasmaruddin, juga melaporkan progres pencairan dana desa minus 2 desa dan untuk ADD triwulan 2 sudah dapat diproses Minggu ini.
Kepala DPMD meminta, desa yang belum urus dana desa agar diurus secepatnya nya. Di pertemuan ini, ia juga menegaskan terkait sinergitas para kepala desa dengan Pj Bupati Luwu.
“Sinergitas dengan Pj Bupati itu wajib, karena perpanjangan tangan bupati adalah kepala desa. Apa lagi pemerintah desa adalah ujung tombang dari Pak Bupati,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, silaturahmi yang berlangsung adalah bentuk sinergitas para kepala desa di Luwu dengan Pj Bupati Luwu. “Jangan kita permalukan Pak Bupati, mari kita bekerja sesuai dengan perintah atasan kita,” ujarnya.
“Sebelum tiba di Luwu, PJj Bupati Luwu memang sudah atasan kita sebagai kepala DPMD Sulsel, tentu kita perlihatkan sinergitas kita. Seluruh program yang dilanjutkan dan digodok Pj Bupati, mari kita dukung dan sukseskan,” tegasnya.
Baca juga berita di Google News












