SINDOSULSEL.COM, Luwu – Bahagia campur haru di wajah Juraid dan istrinya saat menerima kunjungan Komandan Kodim 1403 Palopo, Letkol Armed Kabit Bintoro bersama PJ Bupati Luwu, Muhammad Saleh dan Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, di rumahnya, di Dusun Salobo, Desa Pammesakang, Selasa, (14/5/2024).
Ningsih, istri Juraid, terlihat menggenggam tangan anaknya sambil berdiri disamping suaminya. Mereka menyalami tamunya, tiga pejabat penting di Luwu tersebut, sambil mengucapkan terima kasih.
“Terimakasih Pak sudah datang di rumah kami, terimakasih kami sudah dibangunkan rumah permanen layak huni,” ujar Juraid, dengan wajah sedikit tertunduk.
Ia mengatakan impiannya mendirikan rumah permanen untuk istri dan anak-anaknya akhirnya bisa diwujudkan oleh TNI melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-120 yang dipusatkan di kampung halamannya, Desa Pammesakang, Kecamatan Bua.
“Melalui program Pak TNI, yakni TMMD kami mendapat bantuan rumah permanen. Ini bukan bedah rumah tapi kami dibangunkan rumah baru permanen,” katanya.
Selain kepada TNI, ia dan isterima berterimakasih kepada PJ Bupati Luwu dan Kepala Desa Pemasakkang, yang telah menunjuk keluarganya sebagai penerima manfaat program TMMD 2024.
Penjabat (PJ) Bupati Luwu, Muhammad Saleh, didampingi Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad, menyampaikan kehadirannya bersama Dandim dan Kapolres Luwu, dalam rangka meninjau pelaksanaan TMMD di Desa Pammesakang.
Baca juga : TMMD ke-120 Pertahankan Gotong Royong Sebagai Jadi Diri Bangsa
“Kita meninjau beberapa yang dikerjakan TNI kolaborasi dengan masyarakat. Yakni, saluran irigasi, bedah rumah dan jalan tani. Alhamdulillah ketiga program ini sementara dalam progres penyelesaian dan kami melihat seluruhnya berjalan baik dan tidak kalah penting manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sehingga kata Saleh, apa yang dikerja TNI dan masyarakat sangat membantu mempercepat dan meningkatkan perbaikan ekonomi masyarakat seperti peningkatan produksi pertanian.
“Kita lihat tadi gambar rumah warga sebelum dibedah dan hasilnya juga kita melihat, rumah semi permanen yang layak huni, Masyarakat merasa senang. Itu artinya TMMD berhasil memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat termasuk pemerintah,” katanya.
Demikian juga pembangunan jalan tani lanjut Saleh, mulai mempermudah akses masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian.
“Ini wujud perhatian Pemerintah Kabupaten luwu bersama forkopimda, yakni Polres dan Kodim, yang senantiasa ingin melihat warganya lebih baik lagi. Kita mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan melalui TMMD, karena melalui program TMMD ini tidak melalui tender lagi, tetapi langsung dikerjakan oleh TNI bersama masyarakat. Ini adalah kolaborasi yang sangat bagus perlu kita lanjutkan bersama kedepan untuk mempercepat program sampai ke masyarakat,” lanjutnya.
Komandan Kodim 1403 Palopo, Letkol Armed Kabit Bintoro, menyampaikan TMMD 120 bisa sukses berkat dukungan masyarakat dan Pemkab Luwu melalui penganggaran.
“Sasaran TMMD ke-120 diantaranya, pembangunan irigasi sepanjang 572 meter, jalan tani 3,4 kilometer, beda rumah 8 unit. Pekerjaan sementara proses, dan Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu,” ungkapnya.
“Irigasi yang sudah kita maksimalkan airnya diharapkan dapat mengairi sawah hingga 50 hingga 100 hektar. Kemudian jalan tani dimana selama ini distribusi pupuk dan hasil pertanian terhambat akibat akses jalan, Alhamdulillah bisa kita tangani dengan baik. Beda rumah juga sangat membantu masyarakat di Desa Pammesakang, yang tadinya mungkin rumahnya tidak begitu layak,” lanjut Dandim.
Selain tiga program diantaranya, kolaborasi Pemkab Luwu, TNI dan masyarakat Desa Pammesakang, juga berhasil membangun 3 sumur bor untuk sarana air bersih masyarakat.
Bukan hanya itu, TMMD ke-120 di Desa Pammesakang, juga memberikan penyuluhan penanganan stunting dan gizi serta wawasan kebangsaan.
Baca juga berita di Google News












